MAKASSAR, NALARMEDIA — Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (Prodi) Sastra Indonesia (HIMAPPSI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Periode 2024/2025 Abd Wahid Sain menjadi narasumber Mozaik Budaya di Radio Republik Indonesia (RRI) Makassar, di Kantor Penyiaran LPP RRI Rabu (26/3/2025).
Program tersebut mengangkat topik “Generasi Z dan Sastra Indonesia : Peluang dan Tantangan”.
Pada kesempatan tersebut Wahid sapaanya menyoroti terkait pengaruh budaya Asing terhadap perkembangan sastra Indonesia pada era digital.
Ia menegaskan Pengaruh budaya Asing terhadap sastra Indonesia di era digital sangat signifikan. Berikut beberapa contoh pengaruh budaya asing terhadap sastra Indonesia di era digital.
“Pengaruh Media Sosial, Penggunaan Bahasa Inggris, seperti Instagram, Twitter, dan Facebook telah membuat penggunaan bahasa Inggris menjadi lebih umum dalam Sastra Indonesia,” ungkap Wahid, Mahasiswa Sastra Indonesia UMI tersebut.
Terkait Pengaruh Kebudayaan Barat, sambung Wahid Media sosial telah memperkenalkan kebudayaan Barat kepada masyarakat Indonesia, sehingga mempengaruhi tema dan gaya penulisan dalam sastra Indonesia.
Wahid juga menegaskan bahwa pengaruh budaya asing tidak selalu berdampak negatif. “Pengaruh budaya asing juga dapat memperkaya sastra Indonesia dan membantu penulis Indonesia untuk mengembangkan karya-karya mereka,” tutup Wahid. (rls/red).