Mendesain Masa Depan Ekonomi Bulukumba

banner 325x300

Oleh:  Syafrudin Mualla

Ketua Umum Kadin Bulukumba

Kabupaten Bulukumba memiliki posisi strategis dalam peta pertumbuhan Sulawesi Selatan dan kawasan Indonesia Timur. Dengan sumber daya alam yang kuat serta basis ekonomi rakyat yang hidup, Bulukumba bukan hanya daerah produksi, tetapi wilayah yang memiliki prospek investasi jangka panjang, yang dibutuhkan hari ini bukan sekadar potensi, melainkan arah yang jelas dan iklim usaha yang kondusif.

Empat fondasi strategis menjadi pijakan masa depan ekonomi Bulukumba:
1. Perikanan & kelautan
2. Pertanian & perkebunan
3. Pariwisata
4. Perdagangan, industri & jasa

Pada sektor perikanan & kelautan, produksi hasil laut menjadi kekuatan utama. Peluang terbuka pada industri pengolahan hasil laut, cold storage modern, distribusi logistik, hingga penguatan jaringan ekspor.

Ke depan, penguatan ini dapat dikembangkan dalam desain Maritime Estate—kawasan industri kelautan terintegrasi yang menghubungkan produksi, pengolahan, logistik, dan ekspor dalam satu sistem ekonomi pesisir yang modern dan bernilai tambah.

Sektor pertanian & perkebunan juga menawarkan prospek besar. Produksi padi serta komoditas seperti kakao dan cengkeh memiliki basis bahan baku yang kuat.

Pengembangan kawasan Agro Estate akan memperjelas arah tersebut: sentra produksi, industri pengolahan, kemitraan agribisnis, serta integrasi pasar dalam satu ekosistem yang terhubung dari hulu ke hilir.

Di sektor pariwisata, kawasan seperti Tanjung Bira telah dikenal luas sebagai ikon wisata bahari Sulawesi Selatan. Pertumbuhan kunjungan membutuhkan dukungan fasilitas memadai. Pembangunan hotel bintang tiga dan empat, kawasan komersial, pusat kuliner, hingga fasilitas pertemuan dan event regional menjadi kebutuhan riil yang terbuka bagi investor.

Sementara itu, perdagangan, industri & jasa menjadi tulang punggung perputaran ekonomi daerah. Industri berbasis lokal memiliki potensi dikembangkan dalam skala lebih modern dan kompetitif. Sektor jasa seperti logistik, transportasi, keuangan, teknologi informasi, dan layanan bisnis akan tumbuh seiring ekspansi sektor riil.

Pertumbuhan kawasan industri dan pariwisata secara alami akan mendorong kebutuhan hunian. Karena itu, pengembangan kawasan perumahan modern dan terintegrasi menjadi bagian penting dari desain ekonomi ke depan. Hunian yang terhubung dengan pusat industri, perdagangan, dan jasa akan memperkuat daya tarik investasi sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Bulukumba tidak hanya menawarkan potensi.
Bulukumba menawarkan desain pertumbuhan.
Dengan kebijakan yang stabil, pelayanan perizinan yang efisien, serta sinergi pemerintah dan dunia usaha, daerah ini dapat tumbuh sebagai pusat aktivitas ekonomi pesisir yang modern dan kompetitif.

Bulukumba 2035 bukan sekadar visi pertumbuhan, tetapi transformasi—menjadi pusat ekonomi pesisir selatan Sulawesi Selatan yang terintegrasi, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Masa depan ekonomi tidak dibangun oleh kebetulan. Ia dibangun oleh perencanaan, integrasi kawasan, dan keberanian mengambil arah strategis. Dan Bulukumba hari ini sedang membuka ruang bagi investasi yang bertumbuh bersama masyarakatnya. (rls/red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *