UMI Perkuat Daya Saing Riset Global, Dosen Ikuti Sosialisasi Penulisan Proposal Hibah Internasional

banner 325x300

MAKASSAR, NALARMEDIA – Universitas Muslim Indonesia (UMI) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat daya saing riset dosen di tingkat global. Sebanyak 35 dosen peneliti UMI dari berbagai bidang ilmu mengikuti Sosialisasi Penulisan Proposal Hibah Internasional yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom dan diikuti bersama dalam satu ruangan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, khususnya Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan. Di lingkungan UMI, pelaksanaan kegiatan dikoordinasikan oleh LP2S UMI dengan dukungan penuh dari pimpinan universitas.

Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada dosen mengenai peluang pendanaan riset internasional, prinsip dasar penyusunan proposal yang kompetitif, serta strategi penulisan proposal sesuai standar lembaga pendanaan global. Melalui kegiatan ini, para dosen diharapkan semakin siap menyusun proposal riset yang berkualitas dan berpeluang menembus skema hibah internasional.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan riset berstandar global, pada tahun ini LP2S UMI juga menawarkan skema penelitian internasional dengan pendanaan internal yang diperuntukkan khusus bagi dosen aktif UMI. Program ini menjadi langkah strategis universitas dalam memfasilitasi dosen untuk mengembangkan proposal dan riset yang kompetitif di level internasional.

Wakil Rektor I UMI, Prof. Dr. Ir. Andi Dirgahayu Lantara, M.T., IPU., menyampaikan bahwa program pendanaan internal tersebut diharapkan dapat menjadi jembatan bagi dosen untuk meningkatkan kualitas proposal agar layak bersaing pada skema hibah global.

“Kami ingin memastikan bahwa dosen UMI memiliki ruang untuk terus berkembang dan tidak berhenti hanya karena keterbatasan pendanaan eksternal,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris LP2S UMI, Prof. Dr. Ir. Andi Aladin, M.T., menegaskan pentingnya kesiapan dosen dalam menghadapi kompetisi hibah internasional. Menurutnya, para dosen perlu mulai menyiapkan draft proposal penelitian internasional dan mengajukannya pada skema pendanaan yang tersedia di kementerian.

“Kami mendorong para dosen untuk mulai menyiapkan draft proposal penelitian internasional dan mengajukannya ke pendanaan Kementerian Pendidikan Tinggi. Namun, apabila belum berhasil memperoleh pendanaan eksternal, proposal tersebut tetap dapat diajukan melalui skema pendanaan internal UMI yang telah kami siapkan,” jelasnya.

Di sisi lain, Kepala Pusat Riset LP2S UMI, Prof. Dr. Andi Asrina, M.Kes., mengingatkan bahwa LP2S telah membuka pendaftaran proposal penelitian internal, termasuk untuk skema riset internasional. Ia menyebutkan bahwa dosen diberikan waktu selama satu bulan untuk mengajukan proposal, dengan batas akhir pendaftaran pada 6 Mei 2026.

Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan para dosen selama mengikuti kegiatan sosialisasi. Hal ini menunjukkan tingginya semangat akademisi UMI untuk terus meningkatkan kapasitas riset dan memperluas peluang kolaborasi serta pendanaan di tingkat internasional.

Melalui kegiatan ini, UMI menegaskan komitmennya untuk terus mendorong dosen menghasilkan proposal riset yang unggul, kompetitif, dan relevan dengan kebutuhan global. Diharapkan, upaya ini tidak hanya membuka peluang dosen UMI menembus hibah internasional, tetapi juga memperkuat kontribusi universitas dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan daya saing bangsa. (rls/red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *