PANGKEP, NALARMEDIA — Dekan Fakultas Sastra Ilmu Komunikasi dan Pendidikan (FSIKP) Universitas Muslim Indonesia (UMI), Dr Hj Nurjannah Abna, S.S.,,M.Pd mengharapkan pentingnya mahasiswa bertransformasi menjadi pribadi yang jauh lebih baik, baik dari sisi spiritual maupun karakter.
Pernyataan tersebut disampaikan Dekan FSIKP UMI, saat melakukan kunjungan ke mahasiswa angkatan 2025 yang tengah mengikuti Program Pencerahan Kalbu di Pesantren Padanglampe.
Kunjungan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan fakultas, di antaranya wakil serta para ketua program studi.
Kehadiran rombongan disambut sangat antusias oleh sekitar 151 mahasiswa FSIKP yang menjadi peserta program. Suasana haru biru tampak menyertai pertemuan ini.
Dalam kesempatan itu, Nurjannah menegaskan bahwa Program Pencerahan Kalbu merupakan salah satu upaya strategis kampus dalam membentuk karakter mahasiswa sejak dini.
Ia berharap kegiatan ini mampu memberikan perubahan signifikan, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga pada pembinaan kepribadian dan spiritualitas mahasiswa.
Program Pencerahan Kalbu sendiri merupakan program unggulan UMI yang dirancang untuk memperkuat nilai-nilai keIslaman serta membentuk karakter mahasiswa di awal masa perkuliahan.
Program ini dinilai memiliki keunikan karena tidak banyak dimiliki oleh perguruan tinggi lain.
Selama mengikuti kegiatan di pesantren, mahasiswa dibekali dengan berbagai materi keislaman, pembinaan akhlak, serta penguatan mental dan spiritual.
Kunjungan pimpinan fakultas tersebut turut memberikan semangat tersendiri bagi para peserta.
Sejumlah mahasiswa mengaku senang dan terharu atas perhatian yang diberikan.
Mereka juga menyampaikan rasa terima kasih serta mengaku semakin termotivasi untuk mengikuti rangkaian program hingga selesai.
Selain itu, mahasiswa mengaku tidak sabar untuk segera memasuki dunia perkuliahan dengan bekal yang telah diperoleh selama mengikuti Program Pencerahan Kalbu.
Program ini diharapkan menjadi fondasi awal dalam membentuk generasi mahasiswa UMI yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai keIslaman dan karakter. (rls/red).















