MAKASSAR, NALARMEDIA — Pusat Penerbitan dan Aplikasi Jurnal Ilmiah (P3JI) Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi dan Pendidikan (FSIKP) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Kelola Jurnal Ilmiah di Ruangan P3JI FSIKP UMI, Sabtu (11/04/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengelola jurnal di lingkup FSIKP UMI sebagai upaya meningkatkan kualitas pengelolaan jurnal menuju akreditasi nasional.
Ketua P3JI FSIKP UMI, Rahmat, S.S., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kolaborasi dan peningkatan kapasitas pengelola jurnal.
Ia menekankan bahwa kegiatan ini menjadi wadah belajar bersama guna memperkuat tata kelola jurnal yang profesional dan berstandar.
“Melalui pelatihan ini, kami sangat mengharapkan seluruh peserta dapat menularkan ilmu yang diperoleh kepada rekan-rekan lainnya di unit masing-masing,” ujarnya.
Rahmat juga mengapresiasi kehadiran seluruh pengelola jurnal di lingkungan FSIKP UMI. Menurutnya, partisipasi penuh ini menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan mutu publikasi ilmiah.
“Alhamdulillah seluruh pengelola jurnal hadir. Harapan besar kami, semua jurnal yang dikelola dapat meraih akreditasi, khususnya bagi yang belum terakreditasi,” tambahnya.
Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber sekaligus Ketua Pengelola Jurnal Didaktis FSIKP UMI, Umar Mansyur, S.Pd., M.Pd.
Dalam pemaparannya, ia membawakan materi tentang manajemen jurnal ilmiah menuju akreditasi SINTA. Materi tersebut mencakup strategi pengelolaan, peningkatan kualitas artikel, serta pentingnya konsistensi dalam penerbitan.
Umar Mansyur juga berbagi pengalaman dalam mengelola Jurnal Didaktis FSIKP UMI hingga berhasil meraih akreditasi SINTA 2.
Ia menuturkan bahwa proses tersebut tidak instan, melainkan melalui pembelajaran dan evaluasi berkelanjutan sejak beberapa tahun yang lalu.
“Alhamdulillah, melalui proses belajar dan perbaikan terus-menerus, Jurnal Didaktis dapat langsung meraih akreditasi SINTA 2,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Umar menekankan bahwa kunci keberhasilan pengelolaan jurnal terletak pada komitmen tim, kualitas naskah, serta kepatuhan terhadap standar nasional.
Ia juga mendorong peserta untuk tidak ragu melakukan inovasi dalam pengelolaan jurnal.
“Pengelolaan jurnal itu adalah kerja tim. Jika dikelola dengan baik dan konsisten, hasilnya pasti akan mengikuti,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, P3JI FSIKP UMI berharap seluruh pengelola jurnal semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas dan mencapai akreditasi.
Forum ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan strategi, sehingga tercipta sinergi dalam pengembangan jurnal ilmiah di lingkungan FSIKP UMI. (rls/red).















