Raker Unismuh Makassar Matangkan Program Berdampak Untuk Daya Saing Global

banner 325x300

MAKASSAR, NALARMEDIA — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kembali menggelar Rapat Kerja Tahunan (Raker) di Balai Sidang Muktamar, Jumat (29/08/2025). Raker ini digelar sebagai bentuk penguatan forum strategis dalam merumuskan arah kebijakan dan program prioritas kampus.

Rektor Unismuh Makassar, Prof. Dr. Rakhim Nanda, menegaskan bahwa raker ini merupakan perhelatan penting untuk menurunkan Rencana Strategis (Renstra) lima tahunan ke dalam Rencana Kerja Tahunan (RKT) yang lebih terukur.

“Rapat kerja ini adalah perhelatan tahunan, sebetulnya untuk memberi arah rencana kerja strategis kita di Renstra yang diturunkan menjadi rencana kerja tahunan. Jadi menetapkan skala prioritas di setiap tahun,” ujarnya

Menurutnya, satu periode kepemimpinan rektorat berlangsung selama empat tahun. Setiap tahunnya, skala prioritas kerja dibagi dan diimplementasikan sesuai dengan Renstra lima tahunan. Dengan begitu, setiap program dapat berjalan secara sistematis dan berkesinambungan.

Selain sebagai forum perencanaan, raker juga menjadi wadah silaturahmi seluruh stakeholder Unismuh untuk memperkuat sinergi membangun masa depan institusi.

“Kata kunci di sini adalah membawa Unismuh bisa beradaptasi dengan perkembangan, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional,” jelasnya.

Rakhim menambahkan, setelah RKT ditetapkan, penyusunan anggaran akan berjalan seiring. Hal ini penting agar setiap rencana kerja memiliki proporsi pendanaan yang jelas, sehingga indikator kinerja utama (IKU) dan indikator kinerja tambahan dapat tercapai secara optimal.

“Semoga dengan dicanangkan lebih awal, artinya perencanaannya ada. Kemudian pelaksanaannya bisa terukur dan ketercapaiannya bisa sesuai dengan target yang sudah ditetapkan,” ucapnya.

Terkait program yang berulang dari tahun sebelumnya, Rachim menekankan bahwa rutinitas akademik memang tidak bisa dihindari. Namun, objek yang menjalani aktivitas tersebut selalu berbeda.

“Misalnya kuliah dan ujian skripsi, itu tetap ada setiap tahun, tetapi yang mengikuti sudah berbeda. Jadi program rutinnya tetap ada karena memang bagian dari pengelolaan pembelajaran di perguruan tinggi,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa Unismuh konsisten mengintegrasikan tiga nilai strategis dalam setiap program kerja, yakni green, islamic, dan futuristic. Pendekatan ini diyakini dapat menjadi ciri khas sekaligus kekuatan Unismuh Makassar dalam menghadapi dinamika zaman.

“Komitmen kita adalah mengemas program strategis dengan integrasi antara green, islamik, dan futuristic. Itu yang menjadi arah pembangunan institusi kita,” pungkasnya. (rls/red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *