MAKASSAR, NALARMEDIA — Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar, mengumumkan para pemenang Gaukang Bulan Bahasa 2026 melalui sejumlah kompetisi yang mengangkat kreativitas berbahasa, karya sastra, dan pelestarian budaya daerah.
Kegiatan ini menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan literasi sekaligus memperkenalkan kekayaan bahasa dan budaya Nusantara melalui karya kreatif. Empat kategori lomba yang diumumkan meliputi menulis esai, membaca puisi berbahasa daerah, cipta cerpen, serta video dokumenter sastra lisan.
Ketua Program Studi Sastra Indonesia UMI, Dr. Kasma F. Amin, S.S., M.Pd., menekankan pentingnya kegiatan tersebut sebagai sarana pengembangan kreativitas dan apresiasi generasi muda terhadap bahasa, sastra, dan budaya.
“Melalui kegiatan Gaukang Bulan Bahasa ini, kami berharap generasi muda tidak hanya mampu menghasilkan karya sastra yang kreatif, tetapi juga memiliki kepedulian untuk menjaga dan melestarikan bahasa serta budaya daerah sebagai bagian dari identitas bangsa,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan literasi yang melibatkan pelajar dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan minat baca, mengembangkan keterampilan menulis, serta memperkuat kecintaan terhadap bahasa Indonesia dan bahasa daerah.
Daftar Pemenang Gaukang Bulan Bahasa 2026
1. Lomba Menulis Esai
Pada kategori menulis esai, Muh. Faiz Akbar dari MAN 2 Makassar meraih Juara I. Posisi Juara II diraih Adinda Rasyiah, juga dari MAN 2 Makassar, sedangkan Juara III diraih Ghina Jaizah Sahil dari SMAN 1 Bone.
2. Lomba Baca Puisi Berbahasa Daerah
Kategori baca puisi berbahasa daerah menempatkan Khanza Nufa Savannas dari SMAN 1 Gowa sebagai Juara I. Juara II diraih Ri ant y Adinda Putri dari SMAN 30 Bone, sementara Juara III diraih Muh. Hilal Muflis Ayyub dari SMAN 1 Maros.
3. Lomba Cipta Cerpen
Dalam kategori cipta cerpen, Renita Saputri dari SMAN 1 Barru berhasil meraih Juara I. Sementara itu, Masiya Aqilla Maskamiluddin, juga dari SMAN 1 Barru, meraih Juara II.
4. Lomba Video Dokumenter Sastra Lisan
Pada kategori video dokumenter sastra lisan, Juara I diraih Tim SMAN 1 Bone yang terdiri atas Andi Iftitah Ramadhani Irman, Azyifa Zezah Amira, dan Muh. Subhan Ardinda.
Juara II diraih Tim MAN 2 Makassar yang beranggotakan Muh. Mulqi Halief, Keisha Qorirah As, dan Maheera Feezah Sofyan. Adapun Juara III diraih Nurfadilah Rahman dari SMAN 1 Maros.
Ruang Kreativitas dan Regenerasi Sastra
Beragam kategori yang dilombakan menunjukkan bahwa sastra dapat dikembangkan melalui berbagai bentuk ekspresi, mulai dari tulisan, pembacaan puisi, cerita pendek, hingga dokumentasi tradisi lisan.
Lomba membaca puisi berbahasa daerah dan video dokumenter sastra lisan menjadi sarana untuk memperkenalkan kembali kekayaan budaya lokal kepada generasi muda. Sementara itu, lomba menulis esai dan cipta cerpen mendorong peserta mengembangkan gagasan, kreativitas, serta kemampuan menyampaikan pemikiran melalui bahasa.
Di tengah perkembangan teknologi digital, upaya pelestarian bahasa dan budaya memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan, komunitas sastra, dan generasi muda. Karya sastra dan dokumentasi budaya dapat menjadi media untuk memperluas pengenalan tradisi lokal kepada masyarakat.
Melalui Gaukang Bulan Bahasa 2026, Program Studi Sastra Indonesia UMI diharapkan terus menghadirkan ruang apresiasi bagi pelajar dan komunitas sastra, sekaligus memperkuat kesadaran bahwa bahasa, sastra, dan budaya merupakan bagian penting dari identitas bangsa.
Gaukang bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan juga momentum untuk menyalakan kreativitas, merawat bahasa, dan menghidupkan budaya agar terus tumbuh serta diwariskan kepada generasi berikutnya. (rls/red).















