banner 728x90

Jelang Pemilu 14 Februari, Masyarakat Utara Bone Merasa Tidak Aman dan Alami Intimidasi

Foto: ilustrasi pencurian ternak. (ist)
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA — Gelombang intimidasi kepada warga jelang Pemilu 14 Februari, kian meresahkan. Tidak tanggung-tanggung, ternak masyarakat pun terancam dicuri.

Kondisi meresahkan itu dirasakan masyarakat di wilayah Utara Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan.

banner 728x90

Warga di Kecamatan Dua Boccoe berinisial AB, misalnya. Masyarakat berusia 45 tahun itu merasakan kekhawatiran.

Diakuinya, dia dan sejumlah masyarakat mendapat intimidasi harus memberikan dukungan kepada salah satu Caleg agar aman. Tidak kehilangan ternak.

“Kami (warga, red) waswas. Kalau tidak memilih Caleg yang diarahkan maka hewan ternak kami bisa hilang dicuri,” keluh AB, Jumat (2 Februari 2024).

Maka dari itu, AB berharap aparat kepolisian bisa turun bergerak ke tengah masyarakat untuk memberikan perlindungan dan rasa aman.

“Kalau begini terus, Bone tidak aman. Kami sebagai warga biasa harus mengalami tekanan seperti ini,” ujarnya.

Hal serupa dialami warga Kecamatan Dua Boccoe lainnya berinisial WH (35). Tendensi politik dirasakan kian kencang jelang hari H.

“Kalau mau aman ternak, maka harus pilih calegnya. Semakin dekat pemilihan, semakin kencang intimidasi kepada warga,” ungkap WH.

Diakui WH, masyarakat di daerahnya kini sudah mulai kehilangan ternak sapi.

“Entah apakah benar ada hubungannya dengan tendensi politik atau murni kecurian. Yang jelas sebagai warga, resah,” sebutnya.

Untuk itu, WH berharap penegak hukum bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat jelang Pemilu yang tinggal menghitung hari.(rls/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *