BONE, NALARMEDIA — Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Bone curhat ke DPRD Kabupaten Bone, Kamis (19 Desember 2024).
Lantaran kepala desa (Kades) dan perangkat desa di Kabupaten Bone menyampaikan aspirasi terkait nasib gaji yang belum dibayarkan Pemda Bone.
Lawatan Apdesi Bone ini pun diterima Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bone, Rismono Sarlim beserta jajaran Komisi I.
Ketua Apdesi Bone, Rusli menuntut kejelasan agar gaji Kades dan perangkat desa bisa diselesaikan secepatnya.
“Tolong, bantu kami (Kades dan perangkat desa, red),” seru Rusli dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di ruang Banggar DPRD Kabupaten Bone.
Rusli melanjutkan, ada Kades dan perangkat desa belum menerima gaji mulai dari dua hingga enam bulan.
“Padahal Kami (Kades dan perangkat desa, red) sudah menyelesaikan kewajiban dengan membayar pajak,” sebutnya.
Mendengar keluh kesah tersebut, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bone, Rismono Sarlim, sedih dengan kondisi yang dialami Kades dan perangkat desa belum menerima haknya.
“Beliau (Kades dan perangkat desa, red) ini ujung tombak dalam pengumpulan pajak. Kasihan mereka,” sebutnya.
Menyikapi hal itu, Kadis PMD Kabupaten Bone, Andi Gunadil Ukra menyampaikan, hal itu sementara berproses.
“Kita masih menunggu dana transfer dari provinsi sekitar 60 persen dan pusat,” ucapnya.
Adapun Plt Kepala BKAD Kabupaten Bone, Budiono menjelaskan, posisi kas kurang. Karena masih menunggu dana transfer dari pusat. (red)