BONE, NALARMEDIA – Operasi Keselamatan Pallawa 2025 sukses terlaksana. Gelaran ini berlangsung selama 14 hari.
Pelaksanaan Operasi Keselamatan Pallawa Tahun 2025 ini, menunjukkan catatan positif jika dibandingkan dengan operasi yang sama di Tahun 2024, baik secara kuantitas maupun kualitas.
Hal itu mengemuka pada konferensi pers yang dipimpin Kapolres Bone, AKBP Erwin Syah, didampingi oleh Kabag Ops Kompol Andi Rahmat, Kasat Lantas AKP H Musmulyadi dan Kasi Humas IPTU Rayendra, Senin sore (24 Februari 2025).
Angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bone menurun dari tahun sebelumnya.
Bahkan, korban yang meninggal dunia dalam operasi keselamatan pallawa 2025 nihil dan hanya kerugian materil saja.
AKBP Erwin Syah memaparkan bahwa Satuan Lalulintas Polres Bone telah melaksanakan Operasi Keselamatan Pallawa 2025 secara serentak mulai 10 Februari hingga 23 Februari 2025.
Operasi ini, bertujuan untuk menurunkan angka pelanggaran, laka lantas dan korban fatalitas, meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalulintas.
“Serta terwujudnya situasi Kamseltibcar Lantas yang aman nyaman dan selamat dalam rangka cipta kondisi menjelang bulan suci Ramadhan dan Idulfitri 1446 H tahun 2025,” ujarnya.
“Jumlah kecelakaan saat 14 operasi keselamatan mencapai 9 kejadian. Luka berat 1 dan luka ringan 13 orang. Selain itu, tidak ada korban jiwa atau nihil,” jelasnya.
Jika dibandingkan operasi serupa, tahun lalu ada 18 kasus laka lantas dengan korban meninggal dunia 7 orang, luka berat 7, luka ringan 24. Artinya secara kumulatif tahun ini turun 100 persen.
Selain korban jiwa dan luka-luka, kerugian materil juga jauh menurun jauh tahun ini.
“Jika tahun lalu kami mencatat kerugian materil dari korban laka lantas Rp36.000.000, maka tahun ini hanya Rp5.500.000 atau turun 84 persen,” paparnya.
Di tempat sama, Kasat Lantas Polres Bone AKP H Musmulyadi menuturkan catatan positif itu sudah sejalan dengan tujuan Operasi Keselamatan, yakni meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas dan menurunnya angka fatalitas akibat kecelakaan serta pelanggaran lalu lintas.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran selama operasi.
“Begitu juga kepada masyarakat selaku pengendara di ingatkan agar senantiasa mematuhi aturan berlalu lintas dan membudayakan keselamatan sebagai kebutuhan,” tutupnya. (rls/red)