banner 728x90

Miris, Masjid DPRD Bone Jadi Tempat Barang Bekas

Kondisi dekat pintu masuk Masjid pertama DPRD Kabupaten Bone menjadi tempat penyimpanan barang bekas. Seperti yang terekam Senin (3 Maret 2025). (Nalarmedia.id)
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA — Selain kondisi gedung DPRD Kabupaten Bone yang terkesan tidak terawat, fasilitas masjid pertama di gedung wakil rakyat juga mengalami hal serupa. Miris.

Dari pemantauan Nalarmedia.id, Senin (3 Maret 2025), kondisi bangunan masjid pertama DPRD Bone, masih lebih baik.

banner 728x90

Namun, saat masuk ke dalam masjid pertama DPRD Bone tersebut, bikin geleng-geleng. Lantai kotor. Berserakan monitor hingga ban bekas. Mirisnya, karpet masjid terbentang tak terurus dipenuhi debu.

Hal mencengangkan lainnya, di bagian luar masjid pertama DPRD Bone juga terdapat tumpukan koran bekas. Juga demikian meja maupun lemari bekas dibiarkan begitu saja.

Kondisi dalam Masjid pertama DPRD Kabupaten Bone menjadi tempat penyimpanan barang bekas. Seperti yang terekam Senin (3 Maret 2025).(Nalarmedia.id) 

Lalu, dekat pintu masuk masjid terdapat empat karung besar berisikan botol plastik air mineral.

Pelaksana Humas DPRD Bone, A. Sukmawati yang dikonfirmasi terkait anggaran pemeliharaan DPRD Bone enggan merinci lebih jauh.

“Kalau itu bukan bagianku,” dalih Pelaksana Humas DPRD Bone, A. Sukmawati, Senin (3 Maret 2025).

Sementara itu, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Bone periode 2024-2029, Bahtiar Malla mengungkapkan, setiap tahun dianggarkan dana pemeliharaan gedung DPRD Kabupaten Bone.

“Saatnya memang harus dibenahi (gedung DPRD Bone, red). Jangan dibiarkan begitu,” sebut Bahtiar Malla, kepada Nalarmedia, Senin (3 Maret 2025).

“Kondisinya (masjid pertama DPRD Bone, red) masih layak sebagai tempat ibadah. Belum ada perubahan fungsi,” sambungnya.

Sementara itu, Andi Unru selaku Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Bone periode 2024-2029 menuturkan, gedung DPRD Kabupaten Bone dari jauh kelihatan indah.

“Pas kita masuk (gedung DPRD Bone, red) banyak yang mesti dibenahi. Seperti pekarangan, gedungnya, plafonnya,” ujar Andi Unru. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *