BONE, NALARMEDIA — Wakil Bupati (Wabup) Bone Andi Akmal Pasluddin Menghadiri Kegiatan Kabupaten Bone Sehat (KKS)
di Aula Pertemuan Bappeda Bone, Selasa (25 Maret 2025).
Wabup Bone Andi Akmal Pasluddin yang merupakan koordinator Kabupaten Bone Sehat dalam sambutannya menyampaikan Kabupaten Bone sudah melaksanakan Kehidupan Masyarakat Sehat Mandiri dengan melakukan sejumlah terobosan inovasi.
Makanya Pemda Bone harus siap dengan perubahan di era digitalisasi ini.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka membangun kesepakatan dan komitmen mengakselerasi penyelenggaraan Kabupaten Bone Sehat Tahun 2024-2025 menuju verifikasi Kabupaten/Kota Sehat Tingkat Nasional Tahun 2025.
Sementara itu, Plt Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Bone, Andi Zulkifli Mallingkaan menjelaskan, pelaksanaan Bone Sehat baru dimulai 2013. Ada sembilan tatanan penilaian Kabupaten Kota Sehat (KKS), yakni;
1. Kehidupan masyarakat sehat dan mandiri.
2. Permukiman dan fasilitas umum.
3. Pendidikan.
4. Pasar.
5. Pariwisata.
6. Transportasi dan tertib lalu lintas.
7. Perkantoran dan industri.
8. Perlindungan sosial.
9. Penjagaan dan penanganan bencana.
Pada setiap tatanan ini mempunyai indikator masing-masing. Dimana setiap tatanan mencakup indikator pokok dan pendukung yang harus dipenuhi untuk mencapai kategori penghargaan Swasti Saba (Padapa, Wiwerda, hingga Wistara).
KKS merupakan program strategis nasional yang bertujuan untuk mewujudkan daerah yang bersih, nyaman, aman, dan sehat.
Program ini dicapai melalui kerja sama antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Dalam pelaksanaan KKS dilakukan dengan membentuk atau memanfaatkan Forum Kota atau nama lainnya yang disepakati masyarakat mendapatkan dukungan pemerintah daerah, mendapatkan fasilitas dari sektor terkait.
Wabup Bone Andi Akmal Pasluddin menjelaskan, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan daerah dalam penilaian nasional pada 2025.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pengingat akan pentingnya keberlanjutan program kesehatan untuk mewujudkan bone Mandiri, Berkeadilan dan Berkelanjutan (Maberre), bermartabat, elok, religius, kuat, amanah, dan harmonis. (red)