BONE, NALARMEDIA — Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bone dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Bone Tahun Anggaran 2025 digelar di ruang paripurna Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Bone, Jumat (27 Maret 2026).
Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Bone, Andi Akmal Pasluddin, yang mewakili Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman dalam menyampaikan laporan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah selama tahun 2025.
Dalam penyampaiannya, Wabup Andi Akmal memaparkan capaian pelaksanaan pembangunan daerah yang ditunjukkan melalui analisis indikator kinerja makro.
Secara umum, berbagai indikator menunjukkan tren positif dan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada sektor pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bone terus mengalami peningkatan dalam lima tahun terakhir.
Pada 2025, IPM tercatat sebesar 71,63, naik 0,82 poin dari tahun 2024 yang sebesar 70,81. Peningkatan ini didorong oleh membaiknya sektor pendidikan melalui peningkatan Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS), sektor kesehatan yang tercermin dari meningkatnya Angka Harapan Hidup (AHH), serta peningkatan standar hidup layak masyarakat.
Di bidang sosial, angka kemiskinan juga menunjukkan penurunan.
Pada 2025, persentase penduduk miskin berada pada angka 9,13 persen, turun dari 9,58 persen pada 2024.
Capaian ini menjadi salah satu yang terbaik dalam lebih dari satu dekade terakhir dan mencerminkan efektivitas program penanggulangan kemiskinan yang dijalankan pemerintah daerah.
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bone menunjukkan kinerja yang semakin menguat.
Pada 2025, pertumbuhan ekonomi mencapai 6,03 persen, meningkat dari 5,55 persen pada tahun sebelumnya.
Angka ini merupakan yang tertinggi dalam enam tahun terakhir, didukung oleh sektor unggulan seperti pertanian, kehutanan, dan perikanan yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian daerah.
Perkembangan ketenagakerjaan juga menunjukkan tren positif. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada 2025 tercatat sebesar 1,78 persen, menurun dari 2,28 persen pada 2024.
Penurunan ini dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas industri serta pertumbuhan ekonomi yang membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat.
Dari sisi pemerataan ekonomi, ketimpangan pendapatan yang diukur melalui Gini Ratio mengalami penurunan tipis dari 0,386 pada tahun 2024 menjadi 0,385 pada tahun 2025.
Hal ini menunjukkan adanya perbaikan dalam distribusi pendapatan, meskipun masih berada dalam kategori ketimpangan sedang.
Selain itu, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita Kabupaten Bone mengalami peningkatan signifikan, dari Rp60,25 juta pada tahun 2024 menjadi Rp64,23 juta pada tahun 2025. Secara nilai, capaian ini menempatkan Kabupaten Bone pada posisi kedua tertinggi setelah Makassar, yang mencerminkan meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
Adapun PDRB atas dasar harga berlaku (ADHB) juga menunjukkan pertumbuhan yang kuat, dari Rp50,02 triliun pada tahun 2024 menjadi Rp54,21 triliun pada tahun 2025.
Peningkatan ini mengindikasikan semakin berkembangnya aktivitas ekonomi serta penguatan struktur ekonomi daerah secara keseluruhan.
Menutup penyampaiannya, Wabup Andi Akmal menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, DPRD, serta seluruh elemen masyarakat.
Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus ditingkatkan guna mendorong pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Bone. (red)















