BupAAS: Satu Kecamatan, Satu Sekolah Unggulan

Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman (BupAAS), menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) melalui rencana program unggulan “Satu Kecamatan, Satu Sekolah Unggulan”.
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA — Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman (BupAAS), menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) melalui rencana program unggulan “Satu Kecamatan, Satu Sekolah Unggulan”.

Hal tersebut disampaikan BupAAS dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan RKPD Kabupaten Bone 2027 yang digelar di Rumah Jabatan Bupati Bone, Selasa (31 Maret 2026).

Dalam forum strategis yang menjadi bagian dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Bone 2027 itu, Andi Asman Sulaiman menekankan bahwa pembangunan sektor pendidikan merupakan fondasi utama dalam menciptakan SDM yang unggul, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan zaman.

Ia menjelaskan, program satu kecamatan satu sekolah unggulan dirancang untuk memastikan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Bone.

Setiap kecamatan nantinya akan memiliki sekolah rujukan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu mengembangkan potensi non-akademik siswa.

“Ke depan, kita ingin tidak ada lagi kesenjangan kualitas pendidikan antar wilayah. Semua anak-anak Bone harus memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan terbaik,” ujarnya.

Lebih lanjut, BupAAS memaparkan bahwa misi besar pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas SDM tidak hanya berfokus pada pendidikan formal, tetapi juga mencakup berbagai aspek pendukung lainnya. Di antaranya peningkatan kompetensi tenaga pendidik melalui pelatihan berkelanjutan, penguatan pendidikan karakter, serta integrasi teknologi dalam proses pembelajaran.

Selain itu, pemerintah daerah juga akan mendorong pengembangan pendidikan vokasi dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Hal ini dinilai penting agar lulusan sekolah tidak hanya siap melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, tetapi juga mampu langsung terserap di dunia kerja atau membuka lapangan usaha sendiri.

Dalam upaya memperkuat kualitas SDM, Andi Asman Sulaiman juga menekankan pentingnya peran keluarga dan masyarakat.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan lingkungan yang kondusif.

“Kita ingin membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan semangat kerja yang tinggi,” tambahnya.

Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Bone juga berkomitmen meningkatkan akses pendidikan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, termasuk pembangunan dan rehabilitasi sekolah, penyediaan fasilitas pembelajaran berbasis digital, serta dukungan beasiswa bagi siswa berprestasi dan kurang mampu.

Dalam Musrenbang tersebut, turut dibahas berbagai program prioritas lainnya untuk tahun 2027, seperti peningkatan layanan kesehatan, penguatan ekonomi berbasis potensi lokal, serta percepatan pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Bone.

Acara tersebut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Bapenda Sulsel Andi Winarno Eka Putra, Anggota DPRD Provinsi Sulsel dan Forkopimda Bone.

Hadir pula Pj. Sekretaris Bone, Anggota DPRD Bone, Kepala OPD Bone, Pimpinan Instansi Vertikal dan tamu undangan lainnya.

Melalui gagasan satu kecamatan satu sekolah unggulan yang menjadi bagian dari visi besar peningkatan kualitas SDM, Pemerintah Kabupaten Bone optimistis mampu menciptakan generasi muda yang unggul, adaptif, dan siap bersaing di tingkat regional maupun nasional, sekaligus mendorong percepatan pembangunan daerah secara berkelanjutan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *