Disdik Bone Siapkan 33 Sekolah Unggulan, Berikut Sebaran Lokasinya

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Edy Saputra Syam bergerak cepat menindaklanjuti visi besar Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman dalam menghadirkan program “satu kecamatan, satu sekolah unggulan” sebagai upaya strategis meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA — Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Edy Saputra Syam bergerak cepat menindaklanjuti visi besar Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman dalam menghadirkan program “satu kecamatan, satu sekolah unggulan” sebagai upaya strategis meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

Langkah tersebut diwujudkan Dinas Pendidikan (Disdik) Bone di bawah komando Edy Saputra Syam melalui perumusan kebijakan di internal dengan menyiapkan sekolah unggulan di setiap kecamatan.

Program ini tidak hanya menjadi simbol pemerataan pendidikan, tetapi juga sebagai pondasi dalam mencetak generasi unggul yang mampu bersaing di masa depan.

Edy Saputra Syam mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyusun konsep pengembangan sekolah unggulan seperti yang diharapkan Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman (BupAAS).

“Kita bergerak cepat menindaklanjuti arahan Bapak Bupati Bone. Saat ini, konsepnya sudah kita siapkan dan segera masuk tahap implementasi,” ujar Edy kepada Nalarmedia pada Rabu (1 April 2026).

Ia menjelaskan, khusus untuk tiga kecamatan di kawasan perkotaan, yakni Kecamatan Tanete Riattang, Kecamatan Tanete Riattang Timur, dan Kecamatan Tanete Riattang Barat, masing-masing akan memiliki tiga sekolah unggulan.

Sementara itu, untuk kecamatan di luar kawasan kota, disiapkan satu sekolah unggulan di setiap kecamatan.
Dengan skema tersebut, total sebanyak 33 Sekolah Dasar (SD) akan ditetapkan dan dilaunching sebagai sekolah unggulan.

Program ini ditargetkan mulai berjalan sebelum tahun ajaran baru, sehingga dapat langsung memberikan dampak nyata bagi peserta didik.

Lebih lanjut, Edy menegaskan bahwa konsep sekolah unggulan yang dikembangkan tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga menekankan pada pembentukan karakter, penguatan literasi, serta pengembangan keterampilan.

Guru-guru yang terlibat juga akan mendapatkan pelatihan khusus guna memastikan kualitas pembelajaran yang optimal.

“Sekolah unggulan ini harus menjadi role model. Tidak hanya unggul dalam nilai akademik, tetapi juga dalam karakter, disiplin, dan inovasi pembelajaran,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman memberikan atensi besar terhadap program ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Bone.

BupAAS menilai bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilepaskan dari kualitas pendidikan yang baik dan merata.

Menurutnya, investasi di sektor pendidikan merupakan langkah jangka panjang yang akan menentukan arah kemajuan daerah.

Oleh karena itu, BupAAS mendorong seluruh jajaran Dinas Pendidikan untuk bekerja maksimal dalam merealisasikan program sekolah unggulan tersebut.

“Kita ingin memastikan bahwa anak-anak Bone mendapatkan pendidikan terbaik tanpa harus selalu ke luar daerah. Dengan adanya sekolah unggulan di setiap kecamatan, kita harapkan lahir generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global,” tegas Andi Asman Sulaiman.

Ia juga menambahkan bahwa peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah dalam beberapa tahun ke depan.

Program sekolah unggulan ini diharapkan menjadi pemicu lahirnya inovasi-inovasi lain di sektor pendidikan.

Selain itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung program tersebut melalui penganggaran yang memadai, peningkatan kapasitas tenaga pendidik, serta penyediaan fasilitas pendidikan yang layak dan modern.

Dengan langkah cepat yang dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, program “satu kecamatan, satu sekolah unggulan” kini semakin mendekati tahap realisasi.

Diharapkan, kehadiran 33 sekolah unggulan ini tidak hanya meningkatkan mutu pendidikan, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing di Kabupaten Bone. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *