BONE, NALARMEDIA — Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), memberikan apresiasi atas kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Bone dalam menghadirkan subsidi penerbangan, salah satunya melalui Bandara Arung Palakka.
Menurut AIA, kebijakan subsidi tersebut merupakan langkah strategis yang tidak hanya mempermudah akses transportasi udara bagi masyarakat, tetapi juga menjadi stimulus nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan adanya subsidi, masyarakat kini memiliki pilihan transportasi yang lebih cepat dan terjangkau.
“Ini adalah bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat. Subsidi penerbangan menjadi solusi untuk meningkatkan konektivitas sekaligus mendorong aktivitas ekonomi,” ujar AIA, Rabu (1 April 2026).
Ia menegaskan bahwa kehadiran Bandara Arung Palakka membawa dampak signifikan, tidak hanya bagi masyarakat Kabupaten Bone, tetapi juga wilayah sekitar seperti Kabupaten Sinjai, Kabupaten Wajo, dan Kabupaten Soppeng.
Masyarakat di kawasan tersebut kini tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin untuk mendapatkan layanan penerbangan.
“Dengan adanya Bandara Arung Palakka, masyarakat Bone, Sinjai, Wajo, hingga Soppeng kini lebih mudah mengakses transportasi udara. Ini bisa menghemat waktu, biaya, dan tenaga dibanding harus ke Makassar,” jelasnya.
AIA juga menilai bahwa kemudahan akses ini akan berdampak luas terhadap peningkatan mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, hingga terbukanya peluang investasi baru. Sektor pariwisata dan perdagangan lokal pun diyakini akan ikut terdongkrak seiring meningkatnya konektivitas antarwilayah.
Apresiasi tersebut semakin diperkuat dengan tingginya animo masyarakat terhadap layanan penerbangan di Bandara Arung Palakka, khususnya pada periode Idulfitri 1447 Hijriah.
Berdasarkan data yang ada, jumlah penumpang mencapai 2.301 orang, dengan rincian 1.282 penumpang datang dan 1.019 penumpang berangkat.
Kepadatan ini menjadi indikator kuat bahwa kebutuhan masyarakat terhadap transportasi udara semakin meningkat, sekaligus menunjukkan bahwa keberadaan Bandara Arung Palakka telah menjawab kebutuhan tersebut.
“Data ini membuktikan bahwa Bandara Arung Palakka sangat dibutuhkan masyarakat. Tinggal bagaimana kita terus meningkatkan layanan, baik dari sisi frekuensi penerbangan maupun penambahan rute,” tambahnya.
Lebih lanjut, AIA mendorong agar sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah terus diperkuat guna memastikan keberlanjutan program subsidi penerbangan.
Ia juga berharap adanya pengembangan infrastruktur pendukung agar bandara ini dapat beroperasi lebih optimal di masa mendatang.
Dengan dukungan kebijakan yang tepat dan kolaborasi yang solid, Bandara Arung Palakka diharapkan mampu menjadi simpul transportasi penting yang tidak hanya melayani kebutuhan mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di kawasan Bosowasi (Bone, Soppeng, Wajo, dan Sinjai). (red)















