Pra Mattompang Arajang Peringatan HJB ke-696, Bupati Andi Asman dan Wabup Andi Akmal Hadiri Prosesi Sakral di Museum Arajang

Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, didampingi Ketua TP PKK Bone, Maryam Andi Asman, bersama Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, yang turut didampingi Maya Damayanti Andi Akmal, menghadiri prosesi Pra Mattompang Arajang dalam rangka memperingati Hari Jadi Bone (HJB) ke-696, Ahad (5 April 2026).
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA – Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, didampingi Ketua TP PKK Bone, Maryam Andi Asman, bersama Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, yang turut didampingi Maya Damayanti Andi Akmal, menghadiri prosesi Pra Mattompang Arajang dalam rangka memperingati Hari Jadi Bone (HJB) ke-696, Ahad (5 April 2026).

Kegiatan yang sarat nilai historis dan budaya tersebut berlangsung khidmat di Museum Arajang yang terletak di kompleks Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Bone.

Prosesi ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bone, para kepala perangkat daerah, tokoh adat, serta tamu undangan lainnya.

Pra Mattompang Arajang merupakan rangkaian dari tradisi Mattompang Arajang, yakni pencucian benda-benda pusaka peninggalan raja-raja Bone.

Tradisi ini menjadi simbol penghormatan terhadap leluhur sekaligus upaya melestarikan warisan budaya Kerajaan Bone yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Dalam suasana penuh kekhidmatan, para pemangku adat memimpin jalannya prosesi dengan tata cara.

Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan Pra Mattompang Arajang bukan sekadar seremoni, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat identitas budaya dan kearifan lokal masyarakat Bone.

“Tradisi ini adalah warisan leluhur yang harus kita jaga dan lestarikan. Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya mengenang sejarah, tetapi juga menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian peringatan Hari Jadi Bone ke-696, termasuk para tokoh adat yang terus menjaga kelestarian tradisi.

Sementara itu, kehadiran jajaran Forkopimda, perangkat daerah, serta tokoh masyarakat menunjukkan dukungan penuh terhadap pelestarian budaya daerah sebagai bagian dari pembangunan karakter dan identitas daerah.

Prosesi Pra Mattompang Arajang ini menjadi salah satu rangkaian penting menjelang puncak peringatan HJB ke-696, yang diharapkan dapat semakin mempererat persatuan serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap budaya dan sejarah Kabupaten Bone. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *