BONE, NALARMEDIA – Kepedulian terhadap pelaku usaha kecil kembali ditunjukkan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat menghadiri kegiatan Jalan Sehat Anti Mager dalam rangka Hari Jadi Bone (HJB) ke-696 di Lapangan Merdeka Watampone, Ahad (5 April 2026).
Di tengah ribuan masyarakat, Mentan Andi Amran turun langsung menyapa warga dan mendengarkan berbagai cerita kehidupan mereka.
Salah satu yang menarik perhatian adalah seorang pedagang kerupuk yang mengandalkan penghasilan harian untuk menghidupi keluarganya.
Dalam perbincangan singkat, pedagang tersebut mengaku berpenghasilan sekitar Rp200 ribu per hari dan harus menanggung tujuh orang anak. Kisah ini pun menyentuh hati banyak orang yang hadir.
Mendengar hal tersebut, Mentan Andi Amran langsung memberikan bantuan modal usaha sebesar Rp20 juta.
“Negara harus hadir untuk rakyat kecil. Kita tidak boleh membiarkan mereka berjuang sendiri di tengah keterbatasan. Ini bukan sekadar bantuan, tapi bentuk keberpihakan agar usaha kecil bisa naik kelas,” kata Mentan Andi Amran.
Ia menegaskan, pelaku usaha mikro seperti pedagang kecil merupakan tulang punggung ekonomi rakyat yang harus terus diperkuat.
“Kalau usaha kecil bergerak, ekonomi desa hidup, ekonomi daerah kuat. Dari sinilah pondasi ekonomi nasional dibangun. Karena itu, kita dorong mereka punya akses modal, semangat, dan harapan untuk berkembang,” tambahnya.
Mentan Andi Amran juga berpesan agar bantuan tersebut dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memperluas usaha.
“Gunakan ini untuk menambah dagangan, memperbesar usaha. InsyaAllah kalau dikelola dengan baik, hasilnya bisa berlipat dan kehidupan keluarga ikut membaik,” tuturnya.
Bantuan tersebut disambut haru oleh penerima, sekaligus mendapat apresiasi dari masyarakat yang menyaksikan langsung momen tersebut.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, sekaligus memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh masyarakat kecil di seluruh pelosok negeri. (red)















