Kepala Diskominfo Dampingi Wakil Wali Kota Buka Pelatihan AI untuk UMKM

Muhammad Roem mendampingi Aliyah Mustika Ilham saat membuka Create Smarter with AI Batch III, pelatihan untuk membantu UMKM Makassar membangun profil merek dan situs web secara mandiri.

banner 325x300

NalarMedia.id, MAKASSAR — Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar, Muhammad Roem, mendampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, saat membuka kegiatan Create Smarter with AI Batch III di Amphitheater Makassar Creative Hub (MCH) Losari, Jalan Penghibur, Makassar, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan bertema “Merdeka Digital, Bangun Profil Merek dan Situs Web UMKM Sendiri” ini diselenggarakan oleh STMIK Kharisma Makassar berkolaborasi dengan Withmi Automation dan Makassar Creative Hub (MCH). Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk mengembangkan usaha.

Dalam sambutannya, Aliyah mengapresiasi kolaborasi antara institusi pendidikan, industri teknologi, dan komunitas kreatif yang menghadirkan ruang belajar bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, kami menyampaikan apresiasi kepada STMIK Kharisma Makassar, Withmi Automation, dan Makassar Creative Hub atas inisiatif dan kolaborasi yang sangat bernilai ini,” ujar Aliyah.

Aliyah mengatakan, perkembangan teknologi digital telah mengubah dunia usaha secara signifikan. Pelaku UMKM tidak hanya perlu menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga membangun identitas merek yang kuat dan menampilkan profil usaha secara profesional di ranah digital.

“Kepemilikan situs web resmi dan rekam jejak digital bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan mendasar agar UMKM lokal kita mampu bersaing secara adil di pasar regional, nasional, bahkan global,” jelasnya.

Menurut Aliyah, tema “Merdeka Digital” memiliki arti strategis dalam mendorong kemandirian pelaku UMKM. Kemampuan mengelola aset digital, membangun profil merek (brand profile), dan memiliki situs web sendiri dapat memberi keleluasaan kepada pelaku usaha untuk mengembangkan bisnis serta menentukan arah pertumbuhannya.

Ia juga menekankan bahwa AI dapat menjadi alat pendukung pengembangan usaha. Teknologi ini bisa membantu pelaku UMKM mempercepat berbagai proses, mulai dari pembuatan identitas visual dan konten pemasaran hingga pengembangan situs web secara lebih efisien dan terjangkau.

“Pemanfaatan AI bukan untuk menggantikan peran manusia, melainkan memperkuat kapasitas, mempercepat inovasi, dan meningkatkan daya saing para pelaku UMKM kita,” tegasnya.

Aliyah menyebut kegiatan tersebut sebagai wujud sinergi antara pemerintah, akademisi, industri, dan komunitas. Institusi pendidikan menghadirkan ilmu pengetahuan dan riset, industri menyediakan solusi teknologi terapan, sedangkan komunitas turut membangun ekosistem kreatif yang mendukung perkembangan masyarakat secara berkelanjutan.

Pemerintah Kota Makassar terus mendorong terciptanya iklim ekonomi kreatif dan digital yang kondusif serta inklusif. Penguatan literasi digital, peningkatan infrastruktur telekomunikasi, dan pendampingan UMKM menjadi bagian dari upaya pemerintah agar masyarakat dapat merasakan manfaat perkembangan teknologi.

“Kami percaya bahwa ketika UMKM tumbuh cerdas berbasis teknologi, perekonomian daerah akan semakin kokoh, lapangan kerja baru akan terbuka, dan kesejahteraan masyarakat Kota Makassar akan meningkat,” tuturnya.

Aliyah mengajak para peserta Create Smarter with AI Batch III memanfaatkan pelatihan secara maksimal dengan belajar, berdiskusi, bereksperimen, dan mempraktikkan langsung keterampilan yang diperoleh. Ia berharap program edukasi berbasis teknologi ini dapat berlanjut dan menjangkau lebih banyak pelaku UMKM di berbagai wilayah Kota Makassar.

“Jadikan ilmu yang didapatkan sebagai modal utama untuk mentransformasi cara Anda berbisnis menjadi lebih modern, responsif, dan profesional,” pesannya.

Aliyah menegaskan, Pemerintah Kota Makassar terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi yang bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kreativitas dan teknologi.

“Semoga kerja sama yang harmonis antara STMIK Kharisma Makassar, Withmi Automation, dan Makassar Creative Hub ini dapat menjadi inspirasi bagi lembaga-lembaga lain untuk turut berkontribusi aktif dalam membangun sumber daya manusia Makassar yang unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tutupnya.

Muhammad Roem mendampingi Wakil Wali Kota dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan Diskominfo terhadap penguatan literasi digital dan peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi perkembangan teknologi.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kota Makassar mendorong transformasi digital yang mengutamakan kemajuan teknologi sekaligus peningkatan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkannya. Pelaku UMKM diharapkan dapat semakin mandiri dan inovatif serta meningkatkan daya saing ekonomi daerah di era digital. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *