BONE, NALARMEDIA — Pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati nomor urut 3, Andi Asman Sulaiman – Andi Akmal Pasluddin siap memberikan perhatian khusus kepada tenaga honorer, imam desa dan guru mengaji.
Pasalnya, nasib tenaga honorer di Kabupaten Bone saat ini masih terbilang miris.
Selain nasib mereka kurang jelas, juga gaji mereka sangat minim.
Tidak hanya itu, nasib tenaga honorer terkadang terhalang akibat alokasi formasi
Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang tidak memadai.
Olehnya itu, pemerintah harus bertanggung jawab tentang hal tersebut.
Makanya kata Andi Asman Sulaiman pemerintah harus hadir membawa solusi.
“Kalau Beramal menang, tentu ini menjadi perhatian. Tenaga honorer harus diperhatikan, baik dari segi gajinya maupun dalam alokasi formasi
Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK),” sebut Andi Asman Sulaiman.
Tidak hanya tenaga honorer, Beramal juga fokus terhadap nasib
Imam desa dan guru mengaji.
Hal tersebut ditegaskan oleh Andi Akmal Pasluddin (AAP), di sela-sela kegiatan kampanye.
Lebih lanjut, AAP menegaskan bahwa imam desa, guru mengaji harus mendapat perhatian serius.
“Karena mereka inilah yang punya jasa dalam meningkatkan iman, takwa serta generasi yang melek Al Qur’an. Pada intinya adalah Beramal dengan nomor urut 3 ini mau mewujudkan Kabupaten Bone yang generasinya lebih religius,” sebut AAP. (rls/red)