BONE, NALARMEDIA — Sebanyak 190 pelajar SMA sederajat mengikuti Pelatihan Jurnalistik dan Lomba Menulis Berita dalam rangka menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2025 yang digelar di Aula Lamellong Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Sabtu (8 Februari 2025).
Baznas Bone hadir memberikan edukasi pentingnya zakat kepada 190 pelajar SMA sederajat.
Pada kegiatan tersebut dihadiri Pimpinan bidang pengumpulan ZIS Rusmin Igho.
Igho mengisi materi Literasi Zakat untuk para peserta pelatihan.
Dalam pemaparanya secara interaktif bahwa peran jurnalisme sangat dibutuhkan untuk dapat mengedukasi menginspirasi dan memotivasi serta berdampak positif dalam pengelolaan zakat sehingga Baznas ke depan benar-benar mendapat kepercayaan umat untuk mengelola zakat.
Masyarakat secara umum membutuhkan pencerahan yang benar terkait penyaluran zakat, infaq dan sedekah kepada lembaga yang terpercaya.
“Untuk menciptakan pengaruh dan menggerakkan ummat peran jurnalis sangat dibutuhkan Baznas dimasa kini melalui karya jurnalismenya, baik itu dalam bentuk tulisan atau audio visual,” tutur Igho.
Ia menyebut acara semacam ini menjadi sebuah sinergi yang strategis khususnya kemitraan terhadap insan Pers di Kabupaten Bone. Sebab sampai saat ini pengumpulan zakat belum optimal dari potensi yang ada.
Literasi Zakat ini adalah menyajikan ruang informasi serta memberikan edukasi, pemahaman agar bisa diserap dengan baik secara bersama-sama dan membangun jejaring yang semakin luas, maka para jurnalis akan menjadi garda terdepan mengawal pengelolaan zakat nasional.
Sementara itu, menurut Rahmatullah, Ketua panitia Pelatihan Jurnalistik dan Lomba Menulis yang digelar menyampaikan, ini sengaja menyajikan materi jurnalistik yang lebih kaya dengan menghadirkan berbagai lembaga seperti Baznas, Forbes Anti Narkoba, Polres, Kodim dan Pemerintah agar peserta Pelatihan bisa mendapatkan wawasan yang memadai tentang ilmu jurnalistik.
“Meskipun kegiatan ini kami hanya menggelar satu hari saja, dengan padatnya materi dari berbagai unsur para peserta akan mendapatkan wawasan yang lebih luas sehingga dasar ilmu jurnalistiknya nanti lebih baik,” harapnya. (rls/red)