banner 728x90

Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Perempuan Pembunuhan Sadis di Amali Bone

Barang bukti yang diamankan Polres Bone terkait kasus pembunuhan sadis di Dusun Baleleng, Desa Wellulang, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. (ist)
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA — Polres Bone mengungkap sosok dalang kasus pembunuhan sadis di Kecamatan Amali, Kabupaten Bone. Pelakunya, bukan orang sembarangan.

Seorang perempuan bernama Asima (54) ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di Dusun Baleleng, Desa Wellulang, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

banner 728x90

Korban diduga menjadi target perampokan yang berujung pembunuhan sadis pada Rabu (12 Februari 2024) sekitar pukul 15.00 Wita.

Mendapati informasi tersebut, Tim Reskrim Polres Bone, bergerak cepat.

Tim Reskrim sukses membongkar kasus pembunuhan sadis ini, kurang dari 24 jam.

Kasat Reskrim Polres Bone AKP Yusriadi Yusuf, S.IK., MH. menjelaskan, pelaku dan korban memiliki hubungan dekat.

“Ada hubungan keluarga, namun kerabat jauh, dimana korban ini sepupu tiga kali dengan ibu pelaku,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bone , kepada Nalarmedia, Kamis (13 Februari 2025).

Kasat Reskrim Polres Bone AKP Yusriadi Yusuf, S.IK., MH.yang mewakili Kapolres Bone AKBP Erwin Syah, S.I.K., MH. menjelaskan, semula pelaku yang bernama MW (38) berpura-pura panik dan berusaha menolong korban untuk mengelabui warga dan petugas.

Namun berkat kejelian tim penyidik, Polres Bone berhasil membongkar sandiwara tersebut.

Hasil penyelidikan mengungkap bahwa pelaku tega membunuh korban dengan cara memukul menggunakan besi pencongkel kelapa sebanyak dua kali hingga korban terjatuh.

“Pelaku kemudian menusuk korban secara berulang kali hingga meninggal di tempat kejadian,” tambahnya.

Setelah memastikan korban tidak bernyawa, pelaku merampas barang berharga milik korban berupa dua kalung emas, satu gelang emas, satu cincin, dan uang tunai senilai Rp7 juta dalam pecahan Rp100.000 dan Rp50.000.

Pelaku juga mengambil ponsel merek Vivo warna ungu hitam milik korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban mengalami sejumlah luka serius termasuk luka terbuka pada leher sebelah kanan sepanjang 10,5 cm, luka memar pada leher kiri, beberapa luka terbuka di kepala, dan jari tengah tangan kiri yang terpotong.

Tim Polres Bone yang dipimpin Kasat Reskrim bersama Kapolsek Amali IPTU Hasanuddin, S.Pd.I berhasil menangkap pelaku sekitar pukul 21.30 Wita setelah menemukan bukti berupa pakaian pelaku yang terdapat noda darah.

“Pelaku akhirnya mengakui perbuatannya saat dikonfrontasi dengan barang bukti,” jelas Kasat Reskrim.

“Pelaku berusaha mengelabui dengan berpura-pura menjadi penolong, namun bukti-bukti yang terkumpul membawanya ke tahanan,” ungkap AKP Yusriadi.

Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Bone untuk proses hukum lebih lanjut.

Kasus ini masih dalam pengembangan untuk mengetahui motif lebih detail dari kejadian tersebut. (red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *