MAKASSAR, NALARMEDIA — Program Studi Perhotelan Politeknik Bosowa (Poltekbos) laksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan keterampilan produksi pastry, Kamis (29 Januari 2026).
Kegiatan ini berlangsung di RW 03, Jalan Batu Doang 2, Kapasa Raya No. 9, Makassar.
Pelatihan tersebut mengangkat tema, “Hilirisasi Penelitian Dosen Pemula: Pelatihan Produksi Puff Pastry Molen dan Tiramisu Rempah untuk Pemberdayaan Industri Kreatif Rumah Tangga”.
Hal tersebut merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam mengaplikasikan hasil penelitian dosen agar bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Peserta pelatihan berasal dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Azzahra dan Aglonema.
Mereka mendapatkan pelatihan keterampilan pembuatan pastry yang berpotensi dikembangkan sebagai usaha kuliner rumahan.
Materi yang disampaikan merupakan hasil penelitian dosen Program Studi Perhotelan yang telah dihilirisasi menjadi produk siap praktik, yakni Puff Pastry Molen dan Tiramisu Rempah.
Proses pembuatan kedua produk tersebut dipraktikkan secara langsung oleh mahasiswa.
Kaprodi Perhotelan Poltekbos, Anggun Sari Sasmita, mengatakan kegiatan ini bertujuan mendorong pemanfaatan hasil penelitian agar tidak hanya berhenti di lingkungan akademik.
“Melalui pelatihan, kami ingin hasil penelitian dosen dapat diaplikasikan secara langsung oleh masyarakat dan menjadi peluang usaha rumahan, khususnya bagi ibu-ibu kelompok wanita tani,” ujar Anggun.
Ia menambahkan, kegiatan pengabdian juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa agar mampu berinteraksi langsung dengan masyarakat dan memahami kebutuhan riil di lapangan.
“Mahasiswa tidak hanya belajar di laboratorium, tetapi juga terlibat langsung dalam proses berbagi ilmu kepada masyarakat. Ini sejalan dengan karakter pendidikan vokasi yang aplikatif,” jelasnya.
Pelatihan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.30 Wita ini diharapkan mampu memberikan ide menu camilan dan dessert yang dapat dikembangkan menjadi produk industri kreatif rumah tangga.
Program Perhotelan turut menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan keterampilan kuliner berbasis riset serta memperkuat sinergi antara pendidikan vokasi, penelitian, dan kebutuhan masyarakat. (ADV)















