Penemuan Paket Kokain Kembali Terjadi di Desa Barat Lambongan Selayar, Total Temuan Capai 27,44 Kg

banner 325x300

NALARMEDIA SELAYAR – Penemuan paket yang diduga narkotika jenis kokain di wilayah pesisir Kabupaten Kepulauan Selayar kembali bertambah. Kali ini satu paket mencurigakan dengan berat sekitar 1 kilogram ditemukan warga di pesisir pantai barat Dusun Boneria, Desa Barat Lambongan, Kecamatan Bontomate, Minggu (15/3/2026).

Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan, S.I.K., S.H., M.Tr. Mil menjelaskan bahwa paket tersebut ditemukan oleh seorang warga bernama Abdul Aziz. Ia sebelumnya melihat tumpukan plastik yang hanyut di sekitar pantai, berjarak sekitar 50 meter dari rumahnya. Saat diperiksa, di dalam tumpukan plastik tersebut terdapat satu bungkusan berwarna hitam yang mencurigakan.

“Setelah menemukan bungkusan tersebut, warga membawa pulang dan menyimpannya di dekat pagar rumahnya. Sekitar satu minggu kemudian ia mendapat informasi dari keluarganya bahwa bungkusan tersebut mirip dengan barang yang sebelumnya ditemukan warga lain dan diduga narkotika jenis kokain,” ujar Kapolres.

Menyadari hal tersebut, Abdul Aziz kemudian menghubungi Kapolsek Bontomate IPTU Rahmat Saleh untuk melaporkan temuan tersebut. Informasi tersebut segera ditindaklanjuti oleh jajaran Polsek Bontomate bersama Satresnarkoba Polres Kepulauan Selayar.

Kapolres Kepulauan Selayar bersama Kasat Resnarkoba dan sejumlah personel Polres kemudian mendatangi rumah warga yang menemukan paket tersebut sekaligus melakukan pengecekan di lokasi penemuan.

Dari hasil pengecekan, satu paket yang diduga berisi kokain dengan berat bruto sekitar 1 kilogram diamankan dan dibawa ke Polres Kepulauan Selayar untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Kasat Resnarkoba Polres Kepulauan Selayar AKP Suhardiman, S.H., M.Si mengatakan bahwa pihaknya telah mengamankan barang temuan tersebut serta melakukan pemeriksaan awal dan pengumpulan keterangan dari saksi yang menemukan paket tersebut.

“Barang bukti telah kami amankan dan saksi yang menemukan paket tersebut juga telah dimintai keterangan awal. Selanjutnya barang tersebut akan diproses sesuai prosedur untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKP Suhardiman.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Kepulauan Selayar juga memberikan apresiasi kepada warga yang menemukan dan melaporkan langsung barang mencurigakan tersebut kepada pihak kepolisian. Sebagai bentuk penghargaan atas kepedulian masyarakat dalam membantu upaya pemberantasan narkotika, Kapolres secara langsung memberikan hadiah kepada warga yang menemukan paket tersebut.

Kapolres juga kembali mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu aparat kepolisian melakukan penyisiran di sepanjang wilayah pesisir Selayar guna mengantisipasi kemungkinan masih adanya paket serupa yang terdampar di pantai.

“Saya mengajak para Kapolsek untuk memberdayakan Bhabinkamtibmas bersama masyarakat melakukan penyisiran di sepanjang pantai Selayar. Jika masyarakat menemukan paket mencurigakan yang diduga narkotika agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. Warga yang menemukan dan melapor langsung akan kami berikan reward sebagai bentuk apresiasi,” tegas Kapolres.

Kapolres menambahkan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya bersama dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di wilayah Kepulauan Selayar sekaligus mendukung program nasional pemberantasan narkoba.

Dengan adanya penemuan terbaru ini, total barang yang diduga narkotika jenis kokain yang ditemukan di wilayah pesisir Selayar hingga saat ini mencapai sekitar 27,44 kilogram. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari penemuan sebelumnya sebanyak 25 paket dengan berat sekitar 25,44 kilogram yang ditemukan warga di sejumlah lokasi pesisir Selayar, ditambah dua paket terbaru masing-masing sekitar 1 kilogram yang ditemukan di wilayah Kecamatan Bontomate dalam beberapa hari terakhir.

Seluruh barang bukti tersebut saat ini telah diamankan dan ditangani melalui koordinasi dengan Polda Sulawesi Selatan untuk proses penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap asal-usul serta kemungkinan adanya jaringan penyelundupan narkotika melalui jalur laut di wilayah Kepulauan Selayar. (Bendo)

_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *