Korban Banjir di Bone Bertambah, Bocah 5 Tahun Warga Panyula Meninggal Dunia

Kepala Operasi dan Siaga Basarnas Sulawesi Selatan, Andi Sultan. (ist)
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA – Korban meninggal dunia akibat banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bone kembali bertambah.

Setelah sebelumnya seorang lansia bernama Naima (80), kini seorang anak bernama Muhammad Arsyan berusia 5 tahun juga dilaporkan meninggal dunia akibat bencana tersebut.

Informasi itu disampaikan Kepala Operasi dan Siaga Basarnas Sulawesi Selatan, Andi Sultan, Jumat (8 Mei 2026).

Menurut Andi Sultan, korban kedua diketahui merupakan warga Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone.

“Korban tambahan atas nama Muhammad Arsyan, umur 5 tahun, warga Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur,” ujar Andi Sultan.

Sebelumnya, banjir juga menyebabkan seorang lansia bernama Naima (80), warga Lingkungan Pao, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, meninggal dunia.

Bertambahnya korban jiwa menambah duka mendalam bagi masyarakat Bone yang saat ini masih menghadapi dampak banjir akibat tingginya curah hujan sejak malam hingga dini hari.

Tim Basarnas Gabungan bersama unsur TNI-Polri, BPBD, pemerintah daerah, dan relawan terus melakukan pemantauan serta penanganan di sejumlah wilayah terdampak banjir.

Andi Sultan mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang berada di kawasan rawan genangan serta keluarga yang memiliki anak-anak dan lansia.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan mengutamakan keselamatan diri maupun keluarga di tengah kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan,” katanya.

Sejumlah titik di Kabupaten Bone hingga saat ini masih dilaporkan tergenang air dengan ketinggian bervariasi. Pemerintah daerah bersama tim gabungan juga terus melakukan pendataan terhadap warga terdampak dan menyiapkan langkah penanganan darurat bagi masyarakat. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *