PLN Siap Pasok Listrik Andal untuk Smelter Feronikel PT Sinar Tjokro Steel, Dorong Pertumbuhan Industri Sulsel

Manajemen PT PLN (Persero) UP3 Makassar Utara tengah melakukan peninjauan di site PT STS untuk memastikan bahwa PLN siap memberikan pasokan listrik yang andal.
banner 325x300

MAKASSAR, NALARMEDIA — PT PLN (Persero) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan industri nasional dengan menyiapkan pasokan listrik andal untuk pabrik Smelter Feronikel milik PT Sinar Tjokro Steel.

Sinergi tersebut ditandai melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) untuk kebutuhan daya sebesar 27 mega volt ampere (MVA) bagi pabrik peleburan baja yang berlokasi di Kabupaten Maros.

Penandatanganan dilakukan oleh Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Makassar Utara, Martinus Irianto Pasensi bersama Direktur PT STS, Lin Bo, disaksikan langsung oleh GM PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah dan GM PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B), Fermi Trafianto.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sektor industri di Sulawesi Selatan sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang lebih luas melalui dukungan energi listrik yang stabil dan berkualitas.

Perwakilan PT STS, Sukianto Tjahyadi, menyampaikan apresiasinya terhadap respons cepat dan pelayanan PLN dalam memenuhi kebutuhan kelistrikan perusahaan.

“Saya mewakili PT STS mengucapkan terima kasih kepada PLN atas dukungan listrik yang akan disalurkan. Kami berharap dengan pasokan listrik PLN ke depannya usaha pabrik baja ini akan berkembang dan kami akan menambah pasokan daya listrik,” ungkap Sukianto.

Sementara itu, Edyansyah menegaskan bahwa PLN siap memberikan pelayanan terbaik bagi industri smelter yang membutuhkan suplai energi dalam jumlah besar.

“Industri baja membutuhkan energi listrik yang sangat besar. PLN siap memenuhinya dengan pasokan listrik yang andal, berkualitas, dan harga yang kompetitif,” ujar Edyansyah.

Ia menjelaskan, PLN sebagai BUMN penyedia tenaga listrik terus berkomitmen memastikan kebutuhan energi dapat terpenuhi hingga ke berbagai sektor strategis, termasuk industri pengolahan dan manufaktur.

Menurutnya, kesiapan pasokan listrik untuk dunia industri akan memberikan dampak ekonomi berantai atau multiplier effect yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, hingga memperkuat daya saing industri nasional.

“Kami optimistis kerja sama seperti ini akan terus berjalan demi mendorong perekonomian. Para pemilik usaha kini bisa fokus pada bisnis inti perusahaan, sedangkan PLN akan memastikan kebutuhan listrik dapat dipenuhi sesuai jadwal yang disepakati,” tutup Edyansyah.

Kehadiran pasokan listrik andal bagi smelter feronikel PT STS di Maros diharapkan menjadi penggerak baru bagi pertumbuhan sektor industri Sulawesi Selatan sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu kawasan industri strategis di Indonesia timur. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *