MAKASSAR, NALARMEDIA — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 komitmen memperkuat kapasitas komunikasi korporasi di tengah dinamika industri kepelabuhanan dan derasnya arus digitalisasi melalui pelaksanaan Forum Kehumasan Tahun 2026 yang digelar selama dua hari, Rabu-Kamis (20-21 Mei 2026) di Makassar.
Gelaran tahunan tersebut diikuti para pelaksana fungsi Humas dari seluruh cabang di lingkungan Pelindo Regional 4.
Forum ini juga dihadiri perwakilan Humas dari Regional 1, Regional 2, dan Regional 3, serta perwakilan Humas seluruh Subholding Pelindo yang hadir sebagai observer.
Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Achmad Muchtasyar, menegaskan bahwa peran kehumasan saat ini tidak lagi sekadar menjadi penyampai informasi perusahaan, tetapi telah berkembang menjadi mitra strategis dalam menjaga reputasi dan keberlanjutan bisnis perusahaan.
“Di era keterbukaan informasi dan derasnya arus digitalisasi saat ini, Humas dituntut mampu menghadirkan komunikasi yang cepat, akurat, adaptif, dan berdampak. Karena itu, peningkatan kompetensi dan penguatan kapasitas insan Humas menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi Pelindo,” papar Achmad Muchtasyar.
Menurutnya, fungsi Humas memiliki posisi penting dalam membangun kepercayaan publik, menjaga citra perusahaan, sekaligus memperkuat hubungan dengan media, stakeholder, dan masyarakat luas.
Sementara itu, Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, mengatakan forum tersebut menjadi ruang kolaborasi dan konsolidasi antarinsan Humas Pelindo untuk memperkuat kualitas komunikasi perusahaan secara berkelanjutan.
“Forum Kehumasan ini menjadi wadah berbagi pengetahuan, pengalaman, dan strategi komunikasi antarwilayah maupun antarsubholding. Kami berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu dan wawasan yang diperoleh untuk menghadirkan komunikasi perusahaan yang lebih terukur, kredibel, dan memberikan dampak positif bagi citra Pelindo,” ucap Abdul Azis.
Ia menambahkan, kehadiran peserta dari seluruh regional dan subholding menunjukkan komitmen bersama dalam membangun standar komunikasi perusahaan yang semakin profesional, adaptif, dan selaras dengan transformasi bisnis Pelindo.
Pada hari pertama forum, peserta mendapatkan penguatan kompetensi melalui materi bertajuk Strategic Public Relation yang membahas konsep pengukuran efektivitas komunikasi dan implementasinya dalam aktivitas komunikasi perusahaan.
Sementara pada hari kedua, peserta memperoleh materi mengenai Peran Media Sosial Terhadap Citra dan Branding Perusahaan, yang mengulas strategi pengelolaan media sosial korporasi di tengah perubahan perilaku publik dan perkembangan platform digital.
Tak hanya itu, forum juga menghadirkan pembahasan mengenai Keterbukaan Informasi Publik yang dibawakan oleh perwakilan Komisi Informasi Pusat dan Komisi Informasi Sulawesi Selatan.
Melalui kegiatan ini, Pelindo Regional 4 berharap fungsi kehumasan di seluruh wilayah kerja semakin responsif menghadapi dinamika komunikasi publik serta mampu memperkuat reputasi perusahaan melalui komunikasi yang profesional, terbuka, dan berdampak positif. (rls/red)















