AMBON, NALARMEDIA — Komitmen nyata ditunjukkan melalui memberdayakan masyarakat terus dihadirkan Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel).
Usai menyalurkan bantuan budidaya ikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) pada April 2026 lalu, Asmo Sulsel melanjutkan langkah pembinaan melalui seminar dan pelatihan bagi UMKM binaan di Kampung Budidaya Ikan Waiheru, Kota Ambon.
Gelaran tersebut dilaksanakan pada Jumat, 29 Mei 2026 yang diikuti sebanyak 37 peserta yang berasal dari delapan kelompok budidaya ikan aktif di Kampung Waiheru.
Turut hadir pula perwakilan dari Dinas Perikanan Kota Ambon sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sektor perikanan berbasis masyarakat.
Program ini merupakan bagian penting upaya pembinaan berkelanjutan yang dihadirkan Asmo Sulsel agar bantuan yang sudah disalurkan tidak semata berhenti pada penyediaan sarana dan prasarana, melainkan juga mampu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia para pelaku usaha budidaya ikan.
Lewat seminar tersebut, peserta memperoleh berbagai wawasan dan keterampilan praktis mengenai teknik budidaya ikan yang baik dan berkelanjutan.
Materi disampaikan oleh Imanuel Gideon dari Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon yang membahas proses budidaya ikan mulai dari pengembangbiakan bibit hingga memasuki masa pra panen.
Peserta terlihat antusias mengikuti gelaran Asmo Sulsel itu. Berbagai permasalahan yang kerap dijumpai di lapangan turut diungkap dalam sesi diskusi, mulai dari teknik perawatan bibit, manajemen pakan, hingga strategi menjaga kualitas hasil panen agar memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.
Administration & Finance Manager Asmo Sulsel, Evalyn Susilowati menjelaskan bila pendampingan dan peningkatan kapasitas merupakan bagian penting dari keberhasilan program CSR yang dijalankan perusahaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa bantuan yang telah diberikan sebelumnya dapat memberikan manfaat yang lebih optimal. Karena itu, kami tidak hanya memberikan dukungan dalam bentuk sarana, tetapi juga pembinaan dan peningkatan kapasitas bagi kelompok budidaya ikan agar mereka dapat berkembang secara mandiri dan berkelanjutan,” paparnya.
Kata Evalyn, Kampung Budidaya Ikan Waiheru mempunyai potensi besar untuk terus berkembang sebagai sentra perikanan yang mampu mendukung perekonomian masyarakat setempat.
Makanya Asmo Sulsel berkomitmen menghadirkan berbagai program pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan kelompok binaan.
Melalui kombinasi bantuan fasilitas dan peningkatan kompetensi, Asmo Sulsel berharap kelompok budidaya ikan di Waiheru dapat tumbuh semakin kuat, produktif, dan mampu menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar. (ADV)















