Politeknik Bosowa Dorong Transformasi Digital Kampus, Sivitas Akademika Dibekali Google Tools dan AI Gemini

Politeknik Bosowa (Poltekbos) terus memperkuat komitmennya dalam menghadapi era transformasi digital dengan membekali sivitas akademika kemampuan memanfaatkan teknologi terkini.
banner 325x300

MAKASSAR, NALARMEDIA — Politeknik Bosowa (Poltekbos) terus memperkuat komitmennya dalam menghadapi era transformasi digital dengan membekali sivitas akademika kemampuan memanfaatkan teknologi terkini.

Melalui Bursa Kerja Khusus (BKK) Politeknik Bosowa, kampus vokasi tersebut menggelar Sharing Session bertema “Pemanfaatan Google Tools untuk Akselerasi Tri Dharma Sivitas Akademika Politeknik Bosowa”, di Kampus Politeknik Bosowa, Rabu (17 Juni 2026).

Kegiatan ini menghadirkan M. Edward Ranggong, Google for Education Specialist, sebagai narasumber dan diikuti sekitar 60 peserta yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, serta sivitas akademika Politeknik Bosowa.

Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan wawasan mengenai pemanfaatan berbagai layanan Google, termasuk teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) melalui Gemini, untuk mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Narasumber memaparkan bagaimana teknologi digital dapat menjadi alat strategis dalam meningkatkan produktivitas kerja, memperkuat kualitas pembelajaran, mempermudah pengelolaan data akademik, hingga mendorong lahirnya riset yang lebih inovatif dan berbasis teknologi.

Tak hanya mendengarkan materi, para peserta juga diajak untuk melakukan praktik langsung dan diskusi interaktif. Mereka diperkenalkan pada berbagai fitur Google Workspace dan Gemini yang dapat dimanfaatkan untuk menyusun bahan ajar, mengolah data penelitian, membuat konten edukatif, hingga memperkuat kolaborasi dalam lingkungan akademik.

Direktur Politeknik Bosowa, Dr. Isminarti, S.T., M.T., menegaskan bahwa transformasi digital merupakan langkah strategis yang harus terus didorong oleh perguruan tinggi agar mampu menjawab kebutuhan zaman dan perkembangan dunia kerja yang semakin dinamis.

“Pemanfaatan teknologi digital, termasuk berbagai solusi yang ditawarkan Google dan Gemini, menjadi peluang besar bagi sivitas akademika untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan serta meningkatkan kompetensi digital dosen dan tenaga kependidikan sehingga mampu menghadirkan inovasi yang berdampak bagi institusi maupun masyarakat,” ujarnya.

Menurut Isminarti, penguasaan teknologi digital dan kecerdasan buatan kini bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan kebutuhan yang harus dimiliki setiap insan akademik agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Berbagai pertanyaan muncul terkait implementasi AI dalam proses pembelajaran, pemanfaatan Gemini untuk mendukung penelitian, hingga strategi meningkatkan efisiensi pekerjaan administratif di lingkungan kampus.

Diskusi yang berlangsung aktif menunjukkan tingginya minat sivitas akademika terhadap pemanfaatan teknologi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.

Melalui kegiatan ini, Politeknik Bosowa kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya akademik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang unggul, inovatif, dan berdaya saing.

Sharing session tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam memperluas pemanfaatan teknologi digital dan AI di lingkungan kampus, sehingga mampu mempercepat transformasi pendidikan tinggi menuju ekosistem pembelajaran yang lebih modern, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan masa depan. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *