Ketika Harapan Nelayan Bertemu Kepemimpinan AIA, Tembong Yakin HNSI Sulsel Akan Lebih Maju

Terpilihnya Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) sebagai Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Sulawesi Selatan mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan. (ist)
banner 325x300

MAKASSAR, NALARMEDIA – Terpilihnya Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) sebagai Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Sulawesi Selatan mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan.

Salah satunya datang dari Ketua Roemah Djoeang Kabupaten Bone, Ahmad Zainuddin, yang akrab disapa Tembong.

Menurut Tembong, sosok AIA yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi V DPR RI diyakini memiliki kapasitas, jaringan, serta pengalaman yang mumpuni untuk membawa HNSI Sulawesi Selatan menjadi organisasi yang semakin kuat dan mampu memperjuangkan kepentingan nelayan secara lebih maksimal.

“Kami sangat optimistis di tangan Pak Andi Iwan Darmawan Aras, HNSI Sulawesi Selatan akan semakin kuat dan semakin maju. Beliau memiliki pengalaman yang luas, jaringan yang kuat di tingkat nasional, serta komitmen yang besar terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Tembong, Ahad (21 Juni 2026).

Ia menilai, Sulawesi Selatan merupakan salah satu daerah dengan jumlah nelayan yang sangat besar. Para nelayan tersebar di hampir seluruh 24 kabupaten dan kota yang memiliki wilayah pesisir dan potensi kelautan yang melimpah.

Karena itu, dibutuhkan kepemimpinan yang mampu menjembatani kebutuhan nelayan dengan berbagai program pemerintah.

“Sulawesi Selatan memiliki potensi laut yang luar biasa. Jumlah nelayan kita juga sangat besar dan tersebar hampir di seluruh kabupaten dan kota. Kami yang berasal dari daerah nelayan tentu berharap besar kepada kepemimpinan beliau agar kesejahteraan nelayan semakin meningkat,” katanya.

Selain peningkatan kesejahteraan, Tembong juga berharap sektor budidaya perikanan dapat berkembang lebih pesat di bawah kepemimpinan AIA.

Menurutnya, potensi budidaya ikan di Sulsel masih sangat besar dan membutuhkan dukungan kebijakan serta program yang terintegrasi.

“Kami berharap bukan hanya nelayan tangkap yang mendapatkan perhatian, tetapi juga para pelaku budidaya ikan. Potensi sektor ini sangat besar untuk meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir,” lanjutnya.

Tak hanya itu, aspek keselamatan nelayan saat melaut juga menjadi perhatian penting yang diharapkan dapat diperjuangkan oleh HNSI Sulsel ke depan.

Tembong menilai jaminan keselamatan kerja bagi nelayan harus menjadi salah satu prioritas organisasi.

“Keselamatan nelayan harus menjadi perhatian serius. Mereka bekerja di laut dengan berbagai risiko yang tinggi, sehingga perlu ada jaminan dan perlindungan yang lebih baik,” tegasnya.

Lebih lanjut, Tembong meyakini posisi strategis AIA sebagai Wakil Ketua Komisi V DPR RI sekaligus figur yang memiliki jaringan luas di berbagai sektor akan menjadi modal besar untuk memperjuangkan berbagai kebutuhan nelayan Sulawesi Selatan.

“Beliau saat ini berada pada posisi yang sangat strategis. Banyak hal yang bisa dikoordinasikan dengan kementerian, lembaga, maupun stakeholder terkait untuk mendukung kesejahteraan dan kemajuan nelayan Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Dengan kepemimpinan baru tersebut, Tembong berharap HNSI Sulawesi Selatan dapat menjadi wadah perjuangan yang semakin efektif dalam mengawal berbagai program pemberdayaan masyarakat pesisir, peningkatan produktivitas sektor perikanan, hingga memperkuat posisi nelayan sebagai salah satu pilar penting perekonomian daerah.

“Harapan kami sederhana, nelayan Sulawesi Selatan semakin sejahtera, sektor perikanan semakin maju, dan potensi laut yang kita miliki dapat dikelola secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *