BONE, NALARMEDIA – Komitmen memperkuat program ketahanan pangan di Kabupaten Bone terus diperkuat melalui kolaborasi lintas instansi.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kabupaten Bone, Andi Zainal Wahyudi, SE, M.Si menerima kunjungan kerja Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone, Rahnianto, Amd.ip S.Sos didampingi beberapa pejabat diantaranya Kasubsi Sarana kerja Reza, SH di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone, Selasa (7 Juli 2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum strategis untuk mempererat sinergi dalam mendukung Program Asta cita Presiden Republik Indonesia serta Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan di bidang ketahanan pangan, sekaligus memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mengembangkan sektor pertanian produktif.
Rahnianto hadir didampingi Kepala Seksi Kegiatan Kerja dan Kepala Sub Seksi Sarana Kerja Lapas Kelas IIA Watampone.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Andi Zainal Wahyudi beserta jajaran Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kerja sama, khususnya pemanfaatan lahan yang tersedia di lingkungan Lapas Kelas IIA Watampone sebagai kawasan pengembangan program ketahanan pangan.
Kepala Lapas Kelas IIA Watampone menyampaikan bahwa lahan yang dimiliki Lapas akan dioptimalkan untuk kegiatan pertanian produktif. Program ini tidak hanya bertujuan mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan melalui aktivitas bercocok tanam.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone, Andi Zainal Wahyudi, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana tersebut.
Dukungan itu diwujudkan melalui penyediaan bibit tanaman yang disesuaikan dengan kebutuhan serta ketentuan yang berlaku.
Sebagai langkah awal kolaborasi, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone secara simbolis menyerahkan sejumlah bibit tanaman kepada Lapas Kelas IIA Watampone untuk dimanfaatkan dalam pengelolaan lahan pertanian di lingkungan Lapas.
Penyerahan bibit tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pemasyarakatan dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan, sekaligus mendorong terciptanya program pembinaan yang produktif bagi warga binaan.
Melalui kerja sama ini diharapkan koordinasi antara Lapas Kelas IIA Watampone dan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone semakin erat sehingga pengembangan program ketahanan pangan dapat berjalan optimal, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta mendukung terwujudnya pembinaan warga binaan yang mandiri, produktif, dan memiliki keterampilan di bidang pertanian.
Sebagai tindak lanjut, kedua instansi sepakat untuk terus memperkuat koordinasi dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia serta memaksimalkan penggunaan bibit tanaman yang telah diserahkan. Langkah ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan di Lapas Kelas IIA Watampone. (red)















