Gerakan Langit Biru Indonesia Asri di Sanrego Bone Meriah, H. A. Suaedi Ajak Warga Jaga Kebersihan dan Semangat Kebersamaan

Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri yang dipusatkan di Desa Sanrego, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Jumat (21/8/2026).
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA — Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri yang dipusatkan di Desa Sanrego, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan Anggota Komisi I DPRD Bone Fraksi Partai Demokrat, H. A. Suaedi, S.H., M.H., tersebut dikemas melalui aksi sosial berupa kerja bakti membersihkan masjid serta berbagai kegiatan hiburan masyarakat, salah satunya lomba lari karung.

Kegiatan berlangsung meriah dengan melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan.

Tidak hanya anak-anak yang antusias mengikuti perlombaan, para orang tua juga turut hadir dan memeriahkan rangkaian kegiatan.

Gotong Royong Bersihkan Masjid

Kerja bakti menjadi salah satu kegiatan utama dalam Gerakan Langit Biru Indonesia Asri.

Warga bersama-sama membersihkan lingkungan masjid sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan tempat ibadah sekaligus memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Lingkungan yang bersih tidak hanya membuat suasana menjadi lebih nyaman, tetapi juga mencerminkan kepedulian bersama terhadap fasilitas umum dan tempat ibadah.

Semangat gotong royong terlihat dari keterlibatan warga yang bersama-sama membersihkan berbagai bagian lingkungan masjid.

H. A. Suaedi mengatakan, kegiatan tersebut sengaja dikemas dengan melibatkan masyarakat secara langsung agar semangat menjaga kebersihan tidak hanya menjadi slogan, tetapi menjadi kebiasaan bersama.

“Kita ingin Gerakan Langit Biru Indonesia Asri ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan sederhana seperti kerja bakti membersihkan masjid. Dari kegiatan ini kita ingin membangun kesadaran bahwa kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Andi Suaedi.

Menurutnya, masjid merupakan tempat yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat sehingga kebersihan dan kenyamanannya perlu menjadi perhatian bersama.

Ia juga berharap budaya gotong royong tetap tumbuh dan diwariskan kepada generasi muda.

“Yang paling penting adalah kebersamaan. Ketika masyarakat bersama-sama turun tangan, pekerjaan menjadi lebih ringan dan hubungan silaturahmi juga semakin kuat. Semangat seperti ini harus terus kita jaga,” katanya.

Lomba Lari Karung Bikin Suasana Makin Meriah

Setelah kegiatan kerja bakti, suasana semakin semarak dengan digelarnya lomba lari karung.

Anak-anak tampak antusias mengikuti perlombaan. Sorak-sorai dan dukungan warga membuat suasana semakin meriah.

Tak hanya peserta, para orang tua pun ikut menikmati hiburan rakyat yang sederhana namun penuh keceriaan tersebut.

Lomba lari karung tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi ruang interaksi antarwarga sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Bagi anak-anak, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk bermain, bersosialisasi dan membangun keberanian dalam suasana yang positif.

Sementara bagi orang tua, kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan yang melibatkan generasi muda sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.

Andi Suaedi menilai kegiatan yang melibatkan anak-anak dan orang tua seperti ini penting untuk menciptakan suasana kampung yang hidup dan penuh kekeluargaan.

“Kita ingin anak-anak juga merasakan kegembiraan bersama masyarakat. Lomba seperti lari karung mungkin sederhana, tetapi di dalamnya ada nilai kebersamaan, sportivitas dan keberanian. Orang tua pun bisa ikut menikmati dan memberikan semangat kepada anak-anak,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan-kegiatan positif semacam ini dapat terus dilakukan di tengah masyarakat, karena tidak hanya memberikan hiburan tetapi juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi.

Gerakan yang Dekat dengan Masyarakat

Pelaksanaan Gerakan Langit Biru Indonesia di Desa Sanrego menunjukkan bahwa kegiatan sosial dan kemasyarakatan dapat dikemas secara sederhana namun tetap memberikan dampak positif.

Perpaduan antara kerja bakti dan kegiatan perlombaan membuat masyarakat tidak hanya diajak menjaga kebersihan, tetapi juga menikmati suasana kebersamaan.

H. A. Suaedi melalui kegiatan tersebut turut mendorong agar semangat gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, serta kebersamaan antarmasyarakat terus dipelihara.

Kegiatan yang melibatkan anak-anak hingga orang tua itu pun menjadi gambaran bahwa semangat menjaga lingkungan dan membangun kebersamaan merupakan tanggung jawab bersama.

Dari Sanrego, Gerakan Langit Biru Indonesia Asri hadir bukan hanya melalui aksi membersihkan lingkungan, tetapi juga melalui tawa, keceriaan dan semangat gotong royong warga yang berkumpul dalam satu kegiatan.

Andi Suaedi menegaskan, gerakan tersebut diharapkan dapat menjadi pemantik bagi masyarakat untuk terus menjaga lingkungan sekaligus mempertahankan nilai-nilai gotong royong.

“Harapan kami, kegiatan ini bukan hanya selesai hari ini. Semangat membersihkan lingkungan, menjaga tempat ibadah dan memperkuat kebersamaan harus terus berlanjut. Kalau masyarakat bergerak bersama, banyak hal positif yang bisa kita wujudkan,” tuturnya.

Kemeriahan kegiatan di Sanrego pun menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan dengan kegembiraan masyarakat.

Dari kerja bakti hingga lomba lari karung, Gerakan Langit Biru Indonesia Asri di Sanrego menghadirkan pesan sederhana: menjaga kebersihan, mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan dapat dimulai dari lingkungan sendiri. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *