BONE, NALARMEDIA — Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., atau yang akrab disapa BupAAS, menghadiri sekaligus membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan Operator Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bone.
Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Helios Watampone, Kamis, 3 September 2026.
Turut hadir Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bone, H. A. Saharuddin, S.STP., M.Si., bersama jajaran dan para peserta bimtek.
Kegiatan peningkatan kapasitas tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bone dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia, khususnya para aparatur dan operator yang berada di garda terdepan pelayanan administrasi kependudukan.
BupAAS menilai pelayanan administrasi kependudukan memiliki peran yang sangat penting karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari.
Dokumen kependudukan seperti Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga, akta kelahiran, akta kematian, hingga berbagai dokumen administrasi lainnya menjadi bagian penting dalam mengakses pelayanan publik.
Karena itu, peningkatan kapasitas SDM dan operator menjadi salah satu faktor penting dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
“Kegiatan ini sangat penting karena pelayanan administrasi kependudukan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Saya berharap seluruh SDM dan operator Disdukcapil terus meningkatkan kemampuan, pengetahuan, dan profesionalismenya agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, mudah, dan berkualitas,” ujar BupAAS.
Menurut Bupati Bone, perkembangan teknologi dan tuntutan masyarakat yang terus meningkat harus menjadi dorongan bagi aparatur untuk terus beradaptasi.
Ia menekankan bahwa peningkatan kompetensi tidak boleh hanya berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi harus diterapkan secara nyata dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan sehari-hari.
“Bimtek ini harus menjadi ruang untuk belajar, memperkuat kompetensi, dan menyamakan pemahaman. Yang paling penting adalah bagaimana ilmu dan kemampuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
BupAAS juga mengingatkan bahwa pelayanan publik yang baik bukan hanya ditentukan oleh sistem dan teknologi, tetapi juga oleh sikap, kepedulian, serta komitmen aparatur yang menjalankannya.
Menurutnya, masyarakat yang datang mengurus dokumen kependudukan harus mendapatkan pelayanan yang ramah, jelas, mudah, dan tidak berbelit-belit.
“Kita ingin masyarakat yang datang mengurus administrasi merasa dilayani dengan baik. Jangan sampai masyarakat pulang dengan kebingungan. Berikan penjelasan yang baik, pelayanan yang ramah, dan selesaikan setiap proses sesuai aturan serta kemampuan kita,” pesannya.
Ia berharap seluruh jajaran Disdukcapil Kabupaten Bone dapat terus membangun semangat pelayanan dan inovasi, sehingga kualitas layanan administrasi kependudukan di Kabupaten Bone semakin baik dari waktu ke waktu.
BupAAS juga mengapresiasi pelaksanaan Bimtek Peningkatan Kapasitas SDM dan Operator tersebut sebagai bagian dari investasi penting dalam membangun pemerintahan yang semakin profesional dan responsif.
“Pemerintah daerah membutuhkan aparatur yang kompeten dan memiliki semangat melayani. Ketika SDM kita kuat, sistem kita berjalan baik, dan pelayanan terus kita perbaiki, maka manfaatnya akan langsung dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bone berharap lahir SDM dan operator Disdukcapil yang semakin kompeten, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki komitmen kuat dalam menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang prima bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bone. (red)















