Anggota DPR RI Andi Amar Kuliah Umum di UNCAPI! Pemuda Bone Diajak Perangi Narkoba dan Judi Online, Masa Depan Generasi Jadi Taruhan

Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra yang juga Ketua Umum BPD HIPMI Sulsel Andi Amar Ma'ruf Sulaiman mengajak pemuda dan mahasiswa bersatu, mengambil peran nyata dalam memerangi dua ancaman sosial yang dapat menghancurkan masa depan tersebut.
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA.ID — Ancaman narkoba dan judi online kian menjadi perhatian serius dalam upaya menyelamatkan masa depan generasi muda.

Dari kampus Universitas Cahaya Prima (UNCAPI) Bone, seruan perlawanan pun menggema.

Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra yang juga Ketua Umum BPD HIPMI Sulsel Andi Amar Ma’ruf Sulaiman mengajak pemuda dan mahasiswa bersatu, mengambil peran nyata dalam memerangi dua ancaman sosial yang dapat menghancurkan masa depan tersebut.

Ajakan itu disampaikan dalam kuliah umum bertema “Peran Pemuda dalam Pencegahan Narkoba dan Judi Online” yang diikuti anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) UNCAPI, mahasiswa, serta staf rektorat.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun kesadaran mahasiswa bahwa perang melawan narkoba dan judi online bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda.

Di hadapan peserta, Andi Amar secara terbuka mengajak mahasiswa UNCAPI untuk menjadi bagian dari gerakan bersama dalam melindungi generasi muda Bone.

“Ayo sama-sama, temani saya perangi narkoba dan judi online. Saya tidak bisa sendiri tanpa dukungan teman-teman UNCAPI,” seru Andi Amar.

Menurutnya, dukungan dan keterlibatan pemuda sangat dibutuhkan agar upaya pencegahan narkoba dan judi online dapat berjalan lebih luas, termasuk melalui edukasi dan penyebaran pesan positif di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Jangan Biarkan Narkoba Memutus Regenerasi Pemimpin Bone

Lebih dari sekadar persoalan sosial, Andi Amar menilai bahaya narkoba dan judi online juga berkaitan erat dengan masa depan pembangunan daerah. Generasi muda yang seharusnya mempersiapkan diri menjadi pemimpin, pengusaha, profesional, dan penggerak masyarakat justru berisiko kehilangan potensi apabila terjerumus dalam aktivitas yang merugikan.

Ia mengingatkan bahwa Kabupaten Bone memiliki sejarah panjang melahirkan tokoh-tokoh hebat yang berkontribusi bagi masyarakat. Tradisi melahirkan pemimpin berkualitas itu, kata dia, harus terus dijaga melalui regenerasi yang sehat dan berintegritas.

“Banyak pemimpin-pemimpin hebat yang lahir dari tanah Bone. Kita semua adalah penerusnya, harus ada regenerasi,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberlanjutan kepemimpinan daerah tidak cukup hanya mengandalkan prestasi generasi terdahulu. Diperlukan anak muda yang memiliki karakter kuat, keberanian mengambil keputusan, serta kesadaran untuk menjauhi perilaku yang dapat merusak masa depan.

Andi Amar pun memberikan peringatan tegas agar narkoba tidak menjadi penghalang bagi lahirnya generasi penerus yang mampu membawa Bone menuju kemajuan.

“Orang Bone hebat-hebat, jangan sampai generasi berhenti di kita karena narkoba,” pesannya.

Mahasiswa Harus Jadi Pelopor, Bukan Penonton

Melalui kuliah umum tersebut, mahasiswa UNCAPI diharapkan tidak hanya memahami bahaya narkoba dan judi online secara teoritis, tetapi juga berani mengambil sikap dan berkontribusi dalam pencegahannya.

Lingkungan kampus dinilai memiliki peran penting sebagai ruang pembentukan karakter, pengembangan intelektualitas, dan penanaman nilai tanggung jawab sosial. Mahasiswa dapat mengambil bagian dengan membangun pergaulan sehat, meningkatkan literasi, serta mengajak teman sebaya menjauhi aktivitas yang berisiko merugikan diri sendiri maupun keluarga.

Pencegahan narkoba dan judi online juga membutuhkan kepedulian bersama. Edukasi yang berkelanjutan, komunikasi terbuka, dan dukungan lingkungan sosial menjadi bagian penting untuk memperkuat ketahanan generasi muda menghadapi berbagai pengaruh negatif.

Kuliah umum ini sekaligus menegaskan bahwa pendidikan tidak berhenti pada pencapaian akademik. Generasi muda juga perlu dibekali integritas, kepedulian sosial, dan keberanian untuk mengambil tanggung jawab terhadap masa depan daerahnya. (rls/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *