Bone Terima Mobil Laboratorium Pangan dari Bapanas RI, Pengawasan Keamanan Pangan Makin Diperkuat

Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menerima bantuan mobil laboratorium pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI.
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA.ID – Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menerima bantuan mobil laboratorium pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI.

Bantuan ini diharapkan memperkuat pengawasan keamanan pangan sekaligus memastikan komoditas pangan segar yang beredar di masyarakat memenuhi standar keamanan dan kelayakan konsumsi.

Bantuan tersebut diserahkan pada puncak peringatan Hari Pangan Sedunia di halaman Kantor Kelurahan Bukit Suri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (22 Oktober 2026).

Mobil laboratorium tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone, Andi Zainal Wahyudi, S.E., M.Si.

Penyerahan dilakukan oleh Wakil Menteri Pertanian, Muhammad Saleh Mustafa.

Andi Zainal menyambut gembira bantuan tersebut.

Menurutnya, fasilitas ini menjadi dukungan penting bagi Pemerintah Kabupaten Bone dalam meningkatkan pengawasan keamanan pangan di daerah.

“Alhamdulillah, hari ini Kabupaten Bone menerima bantuan mobil laboratorium dari Bapanas RI yang diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Pertanian, Bapak Muhammad Saleh Mustafa di Jakarta,” ucap Andi Zainal.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, dan Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, atas arahan serta bimbingan yang diberikan.

“Terima kasih Puang Asman dan Puang Akmal atas arahan dan bimbingannya, Puang,” sambungnya.

Uji Keamanan Pangan Bisa Langsung di Lapangan

Kehadiran mobil laboratorium pangan ini bukan sekadar penambahan fasilitas operasional. Kendaraan tersebut memiliki fungsi strategis untuk mendukung pengawasan keamanan pangan secara langsung di lapangan.

Mobil laboratorium pangan atau laboratorium keliling pengawasan keamanan pangan dirancang untuk melakukan pengujian cepat (rapid test) terhadap keamanan dan kelayakan komoditas pangan segar.

Melalui fasilitas ini, petugas dapat melakukan pemeriksaan di sejumlah lokasi strategis, seperti pasar tradisional, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta tempat lain yang menjadi titik distribusi dan penyediaan pangan.

Dengan pengujian langsung di lapangan, potensi pangan yang tidak memenuhi persyaratan keamanan diharapkan dapat lebih cepat terdeteksi. Langkah ini juga mendukung upaya pencegahan peredaran pangan yang berisiko bagi kesehatan masyarakat.

Perkuat Perlindungan Konsumen di Bone

Bantuan mobil laboratorium dari Bapanas RI membuka peluang bagi Pemerintah Kabupaten Bone untuk memperkuat pengawasan pangan secara lebih cepat dan menjangkau lokasi pemeriksaan dengan lebih mudah.

Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan membantu petugas meningkatkan efektivitas pemantauan, terutama terhadap pangan segar yang beredar di pasar dan bahan pangan yang digunakan dalam pelayanan pemenuhan gizi.

Ke depan, pemanfaatan mobil laboratorium ini diharapkan dapat mendukung upaya menjaga kualitas pangan, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta memberikan perlindungan yang lebih baik kepada konsumen di Kabupaten Bone.

Dengan dukungan fasilitas tersebut, pengawasan keamanan pangan di Bone diharapkan semakin optimal sehingga masyarakat dapat memperoleh pangan yang aman, layak, dan berkualitas. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *