MAKASSAR, NALARMEDIA.ID – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin (Unhas) melahirkan kepemimpinan baru.
Edy Muharezky, alumni angkatan 2008, resmi terpilih sebagai Ketua Umum IKA Antropologi FISIP Unhas dalam Mubes dan Temu Kerabat yang digelar di Aula Prof. Syukur Abdullah FISIP Unhas, Ahad (25 Oktober 2026).
Terpilihnya Edy menjadi momentum baru bagi organisasi alumni tersebut untuk memperkuat solidaritas lintas generasi, memperluas jejaring profesional, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi anggota, almamater, dan masyarakat luas.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 Wita itu dihadiri alumni Antropologi Unhas dari berbagai angkatan dan latar belakang profesi. Selain menjadi forum tertinggi organisasi untuk mengevaluasi perjalanan kepengurusan dan merumuskan arah strategis ke depan, Mubes juga menjadi ajang mempererat kembali hubungan kekeluargaan di antara para alumni.
Tiga Kandidat, Satu Tujuan
Pemilihan Ketua Umum menjadi agenda utama Mubes kali ini. Tiga kandidat tampil menyampaikan visi dan misi masing-masing untuk membawa IKA Antropologi Unhas menjadi organisasi yang semakin solid dan relevan dengan kebutuhan anggotanya.
Ketiga kandidat tersebut adalah Johamran Muhammad dari angkatan 1993, M. Asfi Aryadi dari angkatan 2005, dan Edy Muharezky dari angkatan 2008.
Johamran Muhammad mengusung visi membangun IKA yang hangat, kolaboratif, dan memberikan dampak nyata bagi anggota maupun masyarakat Sulawesi Selatan.
Sementara itu, M. Asfi Aryadi menawarkan gagasan menjadikan IKA Antropologi sebagai rumah bersama lintas generasi, yakni ruang untuk berkomunikasi, berbagi pengalaman, dan bertumbuh bersama.
Adapun Edy Muharezky menekankan pentingnya membangun IKA Antropologi Unhas yang progresif, adaptif terhadap perubahan zaman, serta mampu menghasilkan dampak melalui kolaborasi lintas generasi dan penguatan jejaring profesional.
Proses pemilihan berlangsung demokratis, tertib, dan dalam suasana kekeluargaan. Pada tahap akhir, persaingan mengerucut pada dua kandidat, yakni M. Asfi Aryadi dan Edy Muharezky.
Berdasarkan hasil pemungutan suara, forum Mubes akhirnya menetapkan Edy Muharezky sebagai Ketua Umum IKA Antropologi FISIP Unhas.
Satukan Alumni, Perkuat Jejaring dan Kolaborasi
Dalam visi kepemimpinannya, Edy menekankan pentingnya menyatukan serta menyelaraskan potensi alumni dari berbagai angkatan. Baginya, keberagaman pengalaman, profesi, dan jejaring yang dimiliki alumni merupakan kekuatan besar yang perlu dihimpun untuk mendorong kemajuan organisasi.
Dengan semangat kolaborasi, IKA Antropologi diharapkan tidak sekadar menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga ruang bersama untuk saling mendukung, mengembangkan kapasitas, dan melahirkan program yang memberi manfaat bagi anggota, almamater, serta masyarakat.
Penguatan komunikasi dan jejaring lintas generasi menjadi bagian penting dalam mewujudkan organisasi yang adaptif di tengah perubahan zaman.
Pesan Pimpinan Sidang: Jangan Ada Alumni yang Tertinggal
Usai penetapan ketua umum terpilih, Pimpinan Sidang Mubes, Dr. Ahmad Ismail, S.Sos., M.Si., yang juga menjabat Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FISIP Unhas serta Plt. Ketua Departemen Antropologi, menyampaikan arahan kepada Edy Muharezky.
Ia berpesan agar kepemimpinan baru mampu membangun organisasi yang inklusif dan merangkul seluruh alumni tanpa membedakan angkatan maupun latar belakang profesi.
Menurutnya, kekuatan IKA Antropologi terletak pada kemampuan menghimpun potensi alumni yang tersebar di berbagai bidang dan daerah.
“Kepemimpinan yang baru tetap inklusif, merangkul seluruh alumni tanpa sekat angkatan maupun latar belakang, serta mampu menjaring dan menghimpun kekuatan IKA Antropologi yang tersebar di berbagai bidang dan daerah,” pesannya.
Ahmad Ismail juga mengingatkan agar nilai-nilai kekerabatan tetap menjadi fondasi utama dalam menjalankan organisasi.
“Upaya tersebut perlu dijalankan dengan mengedepankan nilai-nilai kekerabatan yang selama ini menjadi perekat dan identitas keluarga besar Antropologi Unhas,” tutupnya.
Dengan terpilihnya Edy Muharezky, IKA Antropologi FISIP Unhas diharapkan semakin solid dalam membangun komunikasi, memperkuat kolaborasi, dan menyatukan potensi alumni lintas generasi demi kontribusi yang lebih luas bagi almamater dan masyarakat. (rls/red)















