Bikin Haru! Bupati Bone Andi Asman Berangkatkan Tiga Pegawai Umrah, Penerima Hadiah Mengaku Masih Seperti Mimpi

Kebahagiaan terpancar dari wajah tiga pegawai yang mendapat hadiah istimewa dari Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. (BupAAS).
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA.ID – Kebahagiaan terpancar dari wajah tiga pegawai yang mendapat hadiah istimewa dari Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. (BupAAS). Bukan kendaraan atau barang mewah, hadiah yang mereka terima justru menjadi impian banyak umat Muslim: kesempatan menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci.

Bupati Andi Asman secara langsung memberangkatkan ketiganya untuk menjalankan ibadah umrah pada Rabu (28/10/2026). Keberangkatan tersebut menjadi realisasi hadiah dalam kegiatan Semarak Kemerdekaan untuk memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia yang digelar pada Agustus 2026 lalu.

Tiga penerima hadiah umrah itu masing-masing Andi Baso Dewana Pujangga, pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bone; Rani Nilasari, pegawai Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bone; serta Ira, staf Sekretariat DPRD Kabupaten Bone.

Bagi ketiganya, hadiah tersebut bukan sekadar kejutan, melainkan kesempatan berharga untuk memenuhi panggilan beribadah ke Baitullah yang mungkin selama ini hanya tersimpan dalam doa.

Terlebih, hadiah itu benar-benar diwujudkan hingga mereka berangkat ke Tanah Suci dengan biaya yang ditanggung langsung oleh Bupati Bone.

Masih Seperti Mimpi, Tak Menyangka Bisa Berangkat ke Tanah Suci

Perasaan haru dan syukur dirasakan Andi Baso Dewana Pujangga. Ia mengaku masih sulit mempercayai bahwa kesempatan menunaikan ibadah umrah yang diterimanya sebagai hadiah kini benar-benar menjadi kenyataan.

“Alhamdulillah, tentunya kami semuanya sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa mendapatkan hadiah umrah ini. Hingga diberangkatkan pun, kami semuanya masih tidak menyangka, seperti mimpi,” ungkap Andi Baso Dewana Pujangga, Kamis (29/10/2026).

Baginya, hadiah tersebut merupakan sesuatu yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Bersama dua penerima lainnya, ia merasakan kebahagiaan sekaligus rasa syukur atas perhatian yang diberikan Bupati Bone.

Di balik keberangkatan itu, tersimpan harapan agar perjalanan ibadah mereka berlangsung lancar dan membawa keberkahan bagi kehidupan masing-masing.

Andi Baso juga menyampaikan doa untuk Bupati Bone agar senantiasa diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah memimpin daerah.

“Sesuatu hal yang tidak pernah kami bayangkan sebelumnya bisa mendapatkan hadiah yang luar biasa ini. Dengan adanya hadiah umrah ini, kami bertiga semuanya mendoakan semoga kesehatan, kesuksesan, serta kelancaran Bapak Bupati Bone dalam memimpin Kabupaten Bone ke depannya semakin baik dan dapat menyejahterakan masyarakat. Aamiin,” tuturnya.

BupAAS: Bukan Sekadar Hadiah, tetapi Penyemangat Pengabdian

Sementara itu, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman mengatakan pemberian hadiah umrah tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus upaya memotivasi masyarakat agar terus menumbuhkan semangat berprestasi dan pengabdian.

Menurutnya, penghargaan tidak hanya dimaknai sebagai bentuk kebahagiaan bagi penerima, tetapi juga diharapkan mampu menularkan semangat positif kepada masyarakat luas.

“Kita ingin memberikan apresiasi kepada mereka yang beruntung sekaligus memotivasi masyarakat untuk terus berprestasi dan memberikan pengabdian terbaik bagi Kabupaten Bone,” ujarnya.

Langkah tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian BupAAS dalam menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat melalui momentum peringatan kemerdekaan.

Hadiah umrah yang diberikan juga menghadirkan makna tersendiri. Di tengah rutinitas pekerjaan dan pengabdian, ketiga pegawai tersebut memperoleh kesempatan untuk sejenak menapaki perjalanan spiritual yang diharapkan memperkuat keimanan mereka.

Pulang Membawa Berkah dan Semangat Baru

Keberangkatan ketiga pegawai itu menjadi momen penuh kebahagiaan sekaligus pengingat bahwa sebuah penghargaan dapat menghadirkan kesan mendalam bagi penerimanya.

Bagi Andi Baso, Rani, dan Ira, perjalanan ke Tanah Suci bukan hanya tentang mengunjungi tempat suci umat Islam, melainkan juga kesempatan mendekatkan diri kepada Allah SWT, memanjatkan doa, serta membawa pulang pengalaman spiritual yang berharga.

Mereka diharapkan dapat menunaikan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar, memperoleh umrah yang mabrur, serta kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat.

Lebih dari itu, pengalaman tersebut diharapkan menjadi sumber semangat baru untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat dan Kabupaten Bone.

Sebuah hadiah yang bermula dari perayaan kemerdekaan pun menjelma menjadi perjalanan penuh makna—menghadirkan kebahagiaan, rasa syukur, dan harapan yang akan dikenang oleh tiga pegawai penerimanya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *