Direktur RSUD Datu Pancaitana Ungkap Peran BupAAS Dalam Pelayanan Kesehatan di Bone

Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman (BupAAS) bersama Direktur RSUD Datu Pancaitana, Muhamad Rostang.
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA — RSUD Datu Pancaitana makin berkilau di bawah kepemimpinan Direktur Muhamad Rostang, S.E., SKM., M.Kes.

Sejak diamanahkan menjabat sebagai Direktur RSUD Datu Pancaitana oleh Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman (BupAAS), Muhamad Rostang, langsung tancap gas.

Pelayanan kesehatan ditingkatkan, fasilitas kesehatan dibenahi, hingga digitalisasi juga dihadirkan.

Maka tidak heran, RSUD Pancaitana meraih predikat Bintang 4 dari Majalah Top Business yang sekaligus mengantarkan Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman (BupAAS) meraih penghargaan di tingkat nasional.

Dalam penilaian dewan juri yang diketuai oleh Prof. Djohermansyah Johan menjadi bukti nyata komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Bone dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas dan berdaya saing.

Muhamad Rostang mengungkapkan, torehan prestasi penghargaan nasional ini merupakan dukungan nyata Pemkab Bone di bawah kepemimpinan Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman dan Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin.

“Kuncinya keberhasilan ini tidak lepas dari kepemimpinan Bapak Bupati Bone yang ingin agar pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat baik,” tutur Rostang, Selasa (14 April 2026).

Majalah Top Business memberikan penghargaan bergengsi kepada Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman (BupAAS), atas keberhasilannya mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sektor kesehatan hingga meraih predikat tertinggi dalam ajang Top BUMD Awards 2026.

Penilaian Top BUMD Awards sendiri didasarkan pada sejumlah indikator strategis, di antaranya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), keberhasilan transformasi digital, korelasi kuat antara kepala daerah dengan BUMD, serta kepemimpinan (leadership) kepala daerah dalam mendorong kemajuan organisasi.

Di bawah kepemimpinan BupAAS, sektor kesehatan di Kabupaten Bone menunjukkan perkembangan signifikan.

Ia dikenal aktif mendorong seluruh fasilitas kesehatan (faskes) untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa diskriminasi, sekaligus memastikan tata kelola manajemen berjalan secara profesional dan modern.

Transformasi digital juga menjadi salah satu kunci keberhasilan, di mana sistem pelayanan kesehatan terus ditingkatkan untuk memberikan kemudahan, kecepatan, dan transparansi bagi masyarakat.

Tak hanya itu, sinergi antara pemerintah daerah dan manajemen BUMD dinilai sangat kuat, sehingga mampu menciptakan inovasi layanan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan serta kontribusi terhadap PAD daerah.

Menanggapi penghargaan tersebut, Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas capaian yang diraih.

“Penghargaan ini bukan semata-mata untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh jajaran tenaga kesehatan dan manajemen rumah sakit yang telah bekerja keras memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ini adalah hasil kerja bersama,” kata BupAAS.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bone akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang merata dan berkeadilan.

“Kami ingin memastikan seluruh masyarakat Bone, tanpa terkecuali, mendapatkan akses layanan kesehatan yang berkualitas. Tidak boleh ada diskriminasi. Semua harus dilayani dengan baik,” tegasnya.

Lebih lanjut, Andi Asman Sulaiman juga menekankan pentingnya inovasi dan penguatan manajemen dalam menghadapi tantangan ke depan.

“Ke depan, kami akan terus mendorong transformasi digital dan peningkatan manajemen pelayanan kesehatan agar lebih efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Dengan capaian ini, Pemerintah Kabupaten Bone diharapkan mampu mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas layanan kesehatan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh seluruh lapisan masyarakat. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *