MAKASSAR, NALARMEDIA — Politeknik Bosowa kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat budaya riset dan inovasi melalui penandatanganan kontrak penelitian bersama LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara dalam Program Pendanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Ridwan Saleh Mattayang, Kantor LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, Makassar, Senin (11 Mei 2026).
Dalam program tersebut, tim peneliti Politeknik Bosowa berhasil memperoleh pendanaan penelitian senilai Rp298.810.000 sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan riset terapan yang inovatif dan berdampak bagi masyarakat.
Penelitian itu dipimpin langsung Direktur Politeknik Bosowa, Dr. Isminarti, S.T., M.T., selaku ketua peneliti bersama tim peneliti Nur Azhary Iriawan Eka Putra, S.ST., M.T., Muhammad Ali Chandra, S.ST., M.T., serta Fauziah, S.Pd., M.Kom.
Penandatanganan kontrak penelitian turut disaksikan Ketua Lembaga Inovasi dan Penelitian Kampus (LIPK) Politeknik Bosowa, Ir. Irvawansyah, M.Pd.
Dalam sambutannya, pihak LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam meningkatkan kualitas penelitian yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Program pendanaan tersebut diharapkan dapat melahirkan inovasi terapan yang mampu dihilirisasi dan dimanfaatkan secara langsung oleh dunia industri maupun komunitas masyarakat.
Ketua LIPK Politeknik Bosowa, Ir. Irvawansyah, menyampaikan bahwa dukungan pendanaan penelitian menjadi langkah strategis kampus dalam memperkuat budaya riset dan pengembangan inovasi di lingkungan perguruan tinggi vokasi.
“Kami berkomitmen untuk memastikan setiap hasil penelitian dapat dihilirisasi dan memberi nilai tambah bagi masyarakat serta dunia industri,” ujarnya.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi motivasi bagi sivitas akademika Politeknik Bosowa untuk terus menghadirkan penelitian yang relevan, inovatif, dan memiliki dampak luas bagi pembangunan.
Penandatanganan kontrak penelitian ini juga menjadi bagian dari agenda strategis institusi dalam meningkatkan kualitas penelitian dosen, memperluas jejaring akademik, serta mendukung pengembangan perguruan tinggi vokasi berbasis inovasi dan teknologi.
Melalui langkah ini, Politeknik Bosowa menegaskan posisinya sebagai kampus vokasi yang terus mendorong lahirnya inovasi berdaya saing dan berkontribusi nyata terhadap kemajuan masyarakat dan dunia industri. (rls/red)















