LP2S UMI Gelar Penyamaan Persepsi Reviewer Penelitian Internal Tahun 2026

banner 325x300

MAKASSAR, NALARMEDIA —Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya (LP2S) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar kegiatan Penyamaan Persepsi Reviewer Penelitian Internal Dosen UMI Tahun 2026, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh 52 reviewer penelitian internal UMI yang akan melakukan penilaian terhadap proposal penelitian dosen UMI tahun 2026.

Kepala LP2S UMI, Prof. Dr. H. Baharuddin Semmaila, menyampaikan apresiasi atas meningkatnya antusiasme dosen dalam mengajukan proposal penelitian.

“Alhamdulillah, jumlah proposal tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan menjadi 391 proposal. Jumlah ini meningkat sekitar 40 proposal dibandingkan tahun sebelumnya. Setelah melalui proses seleksi administrasi, sebanyak 295 proposal dinyatakan memenuhi persyaratan untuk dilanjutkan ke tahap penilaian substansi,” ujar Prof. Bahar.

Lanjut dikatakan, peningkatan jumlah proposal tersebut menunjukkan bahwa semangat dan budaya riset di lingkungan UMI terus berkembang. Peningkatan partisipasi dosen dalam penelitian menjadi indikator positif bagi penguatan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya di bidang penelitian.

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI tersebut menambahkan, untuk menjamin objektivitas dan kualitas penilaian, LP2S UMI melibatkan 52 reviewer yang dibagi ke dalam 25 kelompok tim. Setiap proposal akan dinilai oleh dua reviewer guna memperoleh hasil evaluasi yang lebih komprehensif dan akuntabel. Dalam mekanisme tersebut, setiap reviewer akan menelaah sekitar 11 hingga 12 proposal penelitian.

Sementara itu, Koordinator Reviewer Penelitian Internal UMI, Prof. Dr. Ir. H. Andi Aladin, M.T., yang juga menjabat sebagai Sekretaris LP2S UMI, menekankan pentingnya penyamaan persepsi agar seluruh reviewer memiliki standar penilaian yang sama terhadap substansi proposal yang diajukan dosen.

“Kegiatan penyamaan persepsi ini tidak hanya bertujuan mengevaluasi kualitas proposal penelitian, tetapi juga memastikan proses seleksi berlangsung secara objektif, transparan, dan sesuai dengan standar mutu penelitian yang ditetapkan LP2S UMI,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Andi Aladin juga menyampaikan bahwa LP2S UMI pada tahun 2026 melakukan pengembangan skema pendanaan penelitian internal. Jika pada tahun sebelumnya hanya tersedia dua skema, yaitu Penelitian Unggulan Fakultas (PUF) dan Penelitian Dosen Pemula (PDP), maka pada tahun ini LP2S UMI membuka dua skema baru, yaitu *Penelitian Guru Besar (PGB)* dan *Penelitian Internasional (PI)*.

“Penambahan dua skema baru ini merupakan upaya LP2S UMI untuk mendorong peningkatan kualitas dan daya saing penelitian dosen, baik pada level nasional maupun internasional. Melalui skema Penelitian Guru Besar dan Penelitian Internasional, diharapkan lahir penelitian-penelitian unggulan yang berdampak luas, menghasilkan publikasi bereputasi, serta memperkuat jejaring kolaborasi internasional,” jelasnya.

Lebih lanjut, Prof. Andi Aladin menjelaskan bahwa proses evaluasi substansi proposal akan berlangsung pada tanggal *3–6 Juni 2026*. Setelah seluruh proses penilaian selesai, LP2S UMI akan segera melakukan rekapitulasi hasil penilaian reviewer pada pekan kedua Juni 2026 untuk selanjutnya diumumkan proposal yang dinyatakan lolos pendanaan penelitian internal tahun 2026.

Sementara itu, Kepala Bidang Penelitian LP2S UMI, Prof. Dr. Asrina, S.K.M., M.Kes., berharap kegiatan ini dapat menghasilkan proposal penelitian yang berkualitas, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung pencapaian visi UMI sebagai perguruan tinggi unggul yang berlandaskan nilai-nilai ilmiah, humanis, dan religius.

Guru Besar FKM UMI ini menambahkan bahwa diharapkan hasil penelitian yang didanai nantinya diharapkan mampu meningkatkan produktivitas akademik dosen, memperkuat publikasi ilmiah, menghasilkan luaran penelitian yang bermutu, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat.

“Penyamaan persepsi reviewer ini menjadi bagian penting dalam memastikan proses seleksi proposal penelitian internal UMI berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel sehingga dana penelitian yang tersedia dapat mendukung riset-riset terbaik yang dimiliki dosen UMI., ujar Prof Asrina.(rls/red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *