MAKASSAR, NALARMEDIA — Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi dan Pendidikan (FSIKP) Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menyelenggarakan kegiatan Doa, Zikir dan Tadarus Al-Qur’an secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan fakultas, ketua dan sekretaris program studi, dosen, tenaga kependidikan, pengurus organisasi kemahasiswaan, serta mahasiswa di lingkungan FSIKP UMI.
Kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin yang dipandu oleh Ustaz sekaligus Dosen Program Studi Sastra Arab UMI, Dr. H. Agussalim Beddu Malla, M.A. Suasana khidmat terasa sepanjang pelaksanaan kegiatan yang bertujuan memperkuat keimanan, ketakwaan, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan civitas akademika FSIKP UMI.
Pelaksanaan tadarus berada di bawah koordinasi Program Studi Sastra Indonesia sebagai penanggung jawab kegiatan, yang turut memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung dengan baik dan penuh kekhidmatan.
Selanjutnya, peserta mendapatkan siraman rohani melalui kuliah tujuh menit (kultum) yang disampaikan oleh Ketua Program Studi Sastra Indonesia, Dr. Kasma F. Amin, S.S., M.Pd. Dalam kultumnya yang bertajuk “Kejujuran”, beliau menegaskan bahwa kejujuran merupakan fondasi utama dalam kehidupan seorang muslim, baik dalam dunia akademik maupun kehidupan bermasyarakat.
“Kejujuran bukan hanya sekadar berkata benar, tetapi juga tercermin dalam setiap tindakan, amanah, dan tanggung jawab yang kita emban. Nilai inilah yang harus menjadi karakter utama sivitas akademika,” ujar Dr. Kasma F. Amin.
Sementara itu, Dekan Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi dan Pendidikan (FSIKP) Universitas Muslim Indonesia, Dr. Hj. Nurjannah Abnah, S.S., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas antusiasme seluruh peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan Doa, zikir dan tadarus Al-Qur’an merupakan bagian dari pembinaan karakter dan spiritual yang sejalan dengan visi Universitas Muslim Indonesia dalam membentuk insan akademik yang unggul dan berakhlakul karimah.
“Kegiatan tersebut akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan spiritual civitas akademika FSIKP UMI. Kami berharap zikir dan tadarus Al-Qur’an menjadi budaya yang mampu memperkuat keimanan, kebersamaan, dan melahirkan pribadi-pribadi yang berintegritas serta berakhlak mulia,” ujar Dr. Hj. Nurjannah Abnah.
Melalui kegiatan rutin ini, FSIKP UMI terus berkomitmen menghadirkan pembinaan spiritual yang tidak hanya meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga memperkokoh nilai-nilai keislaman, kejujuran, serta semangat kebersamaan di lingkungan fakultas. Dengan demikian, diharapkan seluruh civitas akademika mampu mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan akademik maupun kehidupan sehari-hari. (rls/red).















