MAKASSAR, NALARMEDIA — Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti Asrama Haji Sudiang, Kota Makassar, saat Wakil Bupati (Wabup) Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., menyambut langsung kepulangan rombongan Jemaah Haji Embarkasi/Debarkasi Makassar (UPG) Kloter 06 Musim Haji 1447 H/2026 M asal Kabupaten Bone, Jumat (5 Juni 2026).
Kepulangan para tamu Allah SWT tersebut menjadi momen yang membahagiakan bagi Pemerintah Kabupaten Bone dan keluarga jemaah setelah seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci dapat ditunaikan dengan baik.
Turut hadir dalam kegiatan penyambutan itu Asisten I Setda Bone, Staf Ahli Bupati Bone, perwakilan Kementerian Haji dan Umrah, Kabag Kesra Setda Bone, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), para jemaah haji, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam laporannya, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan yang juga mewakili PPIH Provinsi Sulsel, Dr. H. Wahyuddin Hakim, M.Hum., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
Menurutnya, berbagai tantangan yang dihadapi sejak pelaksanaan manasik, proses pemberangkatan, pelaksanaan ibadah di Tanah Suci hingga pemulangan jemaah dapat diatasi dengan baik berkat sinergi seluruh unsur penyelenggara dan petugas haji.
“Alhamdulillah, sebanyak 393 jemaah haji asal Kabupaten Bone berangkat dan kembali dengan jumlah yang sama. Ini merupakan nikmat yang patut kita syukuri bersama,” ujarnya.
Mendengar laporan tersebut, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kepulangan seluruh jemaah dalam keadaan sehat, selamat, dan lengkap.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bone, kami bersyukur dan berbahagia karena seluruh jemaah haji Kabupaten Bone dapat kembali ke tanah air dengan selamat. Sebanyak 393 orang berangkat dan 393 orang pula kembali. Ini adalah karunia Allah SWT yang patut kita syukuri bersama,” ungkapnya.
Andi Akmal juga memberikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras para petugas haji yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada para jemaah selama berada di Tanah Suci.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini tidak terlepas dari peran besar Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), petugas kloter, tenaga kesehatan, pembimbing ibadah, serta seluruh unsur yang terlibat dalam memberikan pelayanan kepada jemaah.
“Apa yang disampaikan oleh perwakilan PPIH Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan betapa besarnya dedikasi para petugas haji dalam melayani jemaah. Berbagai tantangan yang dihadapi di Tanah Suci dapat diselesaikan dengan baik sehingga jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman,” katanya.
Secara khusus, Wakil Bupati Bone menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh petugas yang telah mengawal perjalanan ibadah para jemaah mulai dari keberangkatan hingga kembali ke tanah air.
“Kami menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada PPIH, para petugas haji, tenaga kesehatan, pembimbing ibadah, dan seluruh unsur yang telah mengawal serta melayani jemaah Kabupaten Bone sejak keberangkatan, pelaksanaan ibadah hingga kembali ke tanah air dengan selamat,” tuturnya.
Mengakhiri sambutannya, Andi Akmal Pasluddin secara resmi menerima kembali para jemaah haji Kabupaten Bone untuk kembali berkumpul bersama keluarga dan masyarakat.
Ia berharap seluruh jemaah mampu menjaga kemabruran hajinya dan menjadi teladan di lingkungan masing-masing.
“Hari ini kami menerima kembali para tamu Allah SWT, jemaah haji Kabupaten Bone, ke tengah keluarga dan masyarakat. Semoga seluruh jemaah memperoleh haji yang mabrur, menjadi teladan di lingkungan masing-masing, serta membawa keberkahan bagi Kabupaten Bone,” pungkasnya.
Kepulangan 393 jemaah haji Bone secara utuh menjadi kabar menggembirakan sekaligus bukti keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.
Rasa syukur pun mengiringi langkah para jemaah yang kini kembali ke kampung halaman dengan membawa pengalaman spiritual dan harapan menjadi pribadi yang lebih baik setelah menunaikan rukun Islam kelima. (red)















