GOWA, NALARMEDIA — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, Andy Azis, mengajak para petani dan nelayan yang tergabung dalam Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Gowa untuk memanfaatkan ajang Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di Gorontalo sebagai sarana memperkenalkan potensi dan produk unggulan daerah ke tingkat nasional.
Pesan tersebut disampaikan Andy Azis saat melepas secara simbolis rombongan KTNA Kabupaten Gowa yang akan mengikuti PENAS XVII Gorontalo di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Rabu (17 Juni 2026).
Menurutnya, keikutsertaan KTNA Kabupaten Gowa pada kegiatan nasional yang berlangsung 20 hingga 25 Juni 2026 itu tidak hanya menjadi ajang menambah wawasan dan pengalaman, tetapi juga kesempatan emas untuk mempromosikan hasil pertanian dan perikanan unggulan Kabupaten Gowa kepada peserta dari seluruh Indonesia.
“Ekspo juga kita harus memperlihatkan apa yang menjadi keunggulan hasil-hasil kita di Kabupaten Gowa khususnya dari pertanian maupun perikanan air tawar, supaya bisa membawa nama Kabupaten Gowa,” ujar Andy Azis.
Ia menilai pameran dan expo yang menjadi bagian dari rangkaian PENAS merupakan wadah strategis untuk memperkenalkan kualitas produk lokal sekaligus membuka peluang kerja sama dan pengembangan pasar bagi hasil pertanian dan perikanan daerah.
Selain promosi produk, Andy Azis menegaskan bahwa PENAS juga merupakan forum penting bagi petani dan nelayan untuk bertukar pengalaman, memperluas jaringan, serta menyampaikan berbagai aspirasi yang berkaitan dengan pembangunan sektor pertanian.
“PENAS ini ajang diskusi, ajang untuk mengeluarkan aspirasi kita, apa yang terjadi di daerah kita. Kalau kurang pupuk, alsintan, dan fasilitas apa yang kurang untuk bisa meningkatkan pertanian kita, itulah yang kita sampaikan,” katanya.
Namun demikian, ia mengingatkan agar setiap aspirasi yang disampaikan didukung dengan data dan fakta yang akurat sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembangunan pertanian di tingkat nasional.
Menurutnya, pertemuan dengan petani dan nelayan dari berbagai daerah juga menjadi kesempatan untuk mempelajari berbagai inovasi dan praktik terbaik yang dapat diterapkan di Kabupaten Gowa guna meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan perikanan.
“Selain kita bersilaturahmi dengan KTNA seluruh Indonesia, perlu juga kita mendapatkan informasi apa yang bisa dilakukan di Kabupaten Gowa dalam rangka meningkatkan pertanian di wilayah Kabupaten Gowa,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Andy Azis juga berpesan agar seluruh peserta menjaga kekompakan, kesehatan, dan nama baik Kabupaten Gowa selama mengikuti kegiatan nasional tersebut.
“Saya titip kepada kita semua, jaga kebersamaan, jaga kesehatan dan yang paling penting jaga nama baik Pemerintah Kabupaten Gowa,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa, Zubair Usman, melaporkan bahwa sebanyak 43 peserta dari unsur kelompok tani dan nelayan akan mewakili Kabupaten Gowa pada PENAS XVII Gorontalo.
Ia juga mengungkapkan bahwa pembukaan kegiatan tersebut direncanakan akan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Dengan keikutsertaan pada PENAS XVII, Kabupaten Gowa berharap dapat semakin memperkuat eksistensinya sebagai salah satu daerah agraris unggulan di Indonesia, sekaligus memperluas promosi produk pertanian dan perikanan yang menjadi kebanggaan masyarakat Gowa. (red)















