BONE, NALARMEDIA — Komitmen menghadirkan infrastruktur yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat terus mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Hal itu terlihat saat Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. (BupAAS), menerima kunjungan kerja Komisi D DPRD Provinsi Sulawesi Selatan di Ruang Gubernur Rumah Jabatan Bupati Bone, Selasa (23 Juni 2026).
Kunjungan tersebut dipimpin langsung Wakil Ketua III DPRD Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, S.Pd.I., M.Si., bersama sejumlah pimpinan dan anggota Komisi D DPRD Sulsel dalam rangka melakukan pengawasan terhadap pengerjaan ruas jalan Tanah Batue–Sanrego–Palattae yang saat ini menjadi salah satu proyek strategis bagi masyarakat Kabupaten Bone.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi.
Berbagai hal terkait progres pengerjaan jalan, manfaat pembangunan, hingga upaya memastikan kualitas pekerjaan menjadi fokus pembahasan antara Pemerintah Kabupaten Bone dan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.
Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bentuk perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bone.
Menurut BupAAS, keberadaan ruas jalan Tanah Batue–Sanrego–Palattae memiliki peran penting dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung aktivitas ekonomi warga yang selama ini bergantung pada akses jalan yang memadai.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD sangat penting untuk memastikan setiap program pembangunan berjalan sesuai harapan masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga,” ujarnya.
Kunjungan kerja ini juga menjadi momentum memperkuat koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Bone dan DPRD Sulsel dalam mengawal pembangunan infrastruktur agar terlaksana tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran.
Ruas jalan Tanah Batue–Sanrego–Palattae sendiri diharapkan mampu membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat, mendukung distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah yang dilalui proyek tersebut.
Melalui pengawasan yang dilakukan Komisi D DPRD Sulsel, diharapkan seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan optimal sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Kehadiran Komisi D DPRD Sulsel di Kabupaten Bone menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya membutuhkan anggaran, tetapi juga pengawasan, kolaborasi, dan komitmen bersama untuk mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok daerah. (red)















