BULUKUMBA, NALARMEDIA – Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf secara resmi melepas Kontingen Pekan Olahraga, Seni, dan Inovasi Pembelajaran (PORSENIJAR) PGRI Kabupaten Bulukumba yang akan berlaga pada PORSENIJAR PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), pada 2–6 Juli 2026.
Prosesi pelepasan berlangsung di Halaman Kantor Bupati Bulukumba usai pelaksanaan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas), Senin (29 Juni 2026), dan ditandai dengan pemasangan ID Card peserta oleh Bupati sebagai simbol dimulainya perjuangan kontingen membawa nama Kabupaten Bulukumba di tingkat provinsi.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Andi Utta menyampaikan apresiasi kepada jajaran PGRI Kabupaten Bulukumba atas persiapan yang matang dalam menghadapi ajang bergengsi tersebut.
Ia juga memberikan penghargaan kepada seluruh guru yang menunjukkan semangat gotong royong dan solidaritas sehingga keberangkatan kontingen dapat terlaksana melalui swadaya para anggota PGRI.
“Hari ini kita melepas para duta pendidikan Kabupaten Bulukumba. Saudara-saudara membawa nama baik daerah, membawa semangat guru-guru Tanah Butta Panrita Lopi, sekaligus menunjukkan bahwa guru Bulukumba mampu berprestasi tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga olahraga, seni, dan inovasi pembelajaran,” ujar Andi Utta.
Menurutnya, PORSENIJAR bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antarguru, berbagi pengalaman, serta memperluas wawasan dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif.
Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk belajar dari daerah lain dan membawa pulang berbagai inovasi yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing.
“Saudara-saudara para guru bisa memanfaatkan momentum ini untuk berbagi pengalaman dengan guru daerah lain. Siapa tahu ada inovasi pembelajaran yang bisa juga diterapkan di Bulukumba,” tambahnya.
Andi Utta juga mengingatkan pentingnya menghadirkan pembelajaran yang kreatif agar mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik.
“Guru jangan monoton dalam memberikan pembelajaran kepada siswa. Teruslah berinovasi agar proses belajar menjadi lebih menarik dan mampu melahirkan generasi yang unggul,” pesannya.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Bulukumba, Hamrina A. Muri, yang juga bertindak sebagai pimpinan kontingen, mengungkapkan bahwa kontingen PORSENIJAR tahun ini melibatkan sekitar 3.500 guru dan tenaga kependidikan yang berasal dari 10 cabang PGRI tingkat kecamatan serta dua cabang khusus SMA dan SMK.
Kontingen terdiri atas panitia, pelatih, atlet, hingga peserta penggembira yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari pengawas sekolah, kepala sekolah, guru TK, SD, SMP, MTs, SMA, SMK, hingga MA.
Pada ajang PORSENIJAR Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, Bulukumba akan berkompetisi pada 9 cabang olahraga, 10 cabang seni, serta 5 kategori inovasi pembelajaran.
Hamrina menjelaskan seluruh peserta telah menjalani pembinaan intensif selama kurang lebih tiga bulan di bawah bimbingan pelatih profesional dari kalangan guru di Kabupaten Bulukumba.
Ia juga mengungkapkan bahwa seluruh biaya keberangkatan kontingen berasal dari sumbangan sukarela anggota PGRI sebagai wujud nyata semangat kebersamaan dan solidaritas organisasi.
“Target kami bukan hanya meraih prestasi, tetapi juga menjaga sportivitas, kekompakan, dan marwah guru Bulukumba. Namun kami optimistis mampu menembus tiga besar PORSENIJAR Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Dengan semangat kebersamaan dan persiapan yang matang, Pemerintah Kabupaten Bulukumba berharap seluruh kontingen mampu memberikan penampilan terbaik, mengharumkan nama daerah, serta membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi Tanah Butta Panrita Lopi. (rls/red)















