BONE, NALARMEDIA – Pemerintah Kabupaten Bone terus memperkuat upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui peluncuran SIGAP PANGAN (Sinergi Gerakan Pengendalian Harga dan Pasokan Pangan) yang dirangkaikan dengan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Waranie, Desa Usa, Kecamatan Palakka, Selasa (30 Juni 2026).
Program ini menjadi langkah strategis Pemkab Bone dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus memperkuat pengendalian inflasi daerah melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, kelompok tani, dan masyarakat.
SIGAP PANGAN merupakan inovasi yang digagas oleh Hartanni, S.Sos., M.Si., Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone.
Inovasi tersebut hadir sebagai aksi perubahan yang mengedepankan kolaborasi lintas sektor guna memastikan ketersediaan pasokan pangan tetap terjaga dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat.
Peluncuran SIGAP PANGAN menjadi tonggak dimulainya implementasi aksi perubahan secara berkelanjutan dalam mendukung program pengendalian inflasi di Kabupaten Bone.
Melalui sistem yang lebih terintegrasi, distribusi pangan diharapkan menjadi semakin efektif, responsif, dan mampu menjawab berbagai tantangan di lapangan.
Prosesi launching berlangsung khidmat dan ditandai dengan momen simbolis ketika Wakil Bupati (Wabup) Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., bersama Reformer Hartanni, S.Sos., M.Si. memegang piagam komitmen yang telah ditandatangani.
Momen tersebut menjadi simbol kuat komitmen bersama Pemerintah Kabupaten Bone beserta seluruh pemangku kepentingan untuk menjalankan Program SIGAP PANGAN secara konsisten, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Tak hanya meluncurkan inovasi baru, kegiatan ini juga menghadirkan Gerakan Pangan Murah yang disambut antusias warga. Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih terjangkau sehingga membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjaga daya beli di tengah dinamika harga pasar.
Gerakan Pangan Murah juga menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menekan gejolak harga komoditas strategis serta memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap pangan yang aman, berkualitas, dan terjangkau.
Melalui kolaborasi lintas sektor yang dibangun dalam SIGAP PANGAN, Pemerintah Kabupaten Bone optimistis mampu memperkuat ketahanan pangan daerah, menjaga stabilitas harga, memperlancar distribusi bahan pangan, sekaligus mendukung pengendalian inflasi yang efektif dan berkelanjutan.
Dengan mengusung semangat “Sinergi Mengendalikan Harga, Menjamin Pasokan, dan Menyejahterakan Masyarakat,” SIGAP PANGAN diharapkan menjadi inovasi unggulan Kabupaten Bone yang mampu memberikan dampak nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan, stabilitas ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Bone. (red)















