BONE, NALARMEDIA — Kesederhanaan kembali ditunjukkan Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. (BupAAS), saat menikmati sarapan nasi kuning di salah satu rumah makan di Kabupaten Bone, Sabtu (11 Juli 2026).
Di tengah padatnya agenda pemerintahan, BupAAS menyempatkan diri menikmati kuliner khas tersebut bersama masyarakat.
Suasana sederhana itu pun berubah menjadi momen penuh keakraban ketika sejumlah warga menyapa dan mengajak berbincang dengan orang nomor satu di Kabupaten Bone tersebut.
Dengan penuh kehangatan, BupAAS melayani sapaan masyarakat, mendengarkan berbagai cerita, hingga bertukar pandangan mengenai kondisi dan perkembangan daerah.
Tanpa sekat, percakapan berlangsung santai layaknya keluarga yang sedang menikmati sarapan bersama.
Tak hanya itu, BupAAS juga menunjukkan kepeduliannya dengan mentraktir sejumlah masyarakat yang sedang menikmati sarapan di rumah makan tersebut.
Gestur sederhana itu disambut antusias dan penuh rasa syukur oleh warga yang tidak menyangka dapat menikmati sarapan bersama Bupati Bone.
Bagi BupAAS, kebersamaan dengan masyarakat merupakan bagian penting dari kepemimpinannya.
Ia meyakini bahwa mendengar langsung suara warga dalam suasana yang santai sering kali menghadirkan masukan dan aspirasi yang berharga bagi pembangunan daerah.
Masyarakat yang hadir mengaku senang dapat berbincang langsung dengan Bupati Bone. Mereka menilai sosok BupAAS tetap sederhana dan mudah dijumpai meski mengemban amanah sebagai kepala daerah.
Momen sarapan nasi kuning itu menjadi potret kepemimpinan yang dekat dengan rakyat. Tanpa seremoni dan tanpa protokoler yang berlebihan, BupAAS memanfaatkan waktu untuk menjalin silaturahmi, mempererat hubungan dengan masyarakat, sekaligus menunjukkan bahwa seorang pemimpin tidak hanya hadir di ruang rapat, tetapi juga di tengah kehidupan sehari-hari warganya.
Kehangatan yang tercipta di meja makan sederhana itu menjadi bukti bahwa kedekatan antara pemimpin dan masyarakat dapat dibangun melalui hal-hal kecil yang penuh makna.
Bagi warga yang hadir, sarapan pagi tersebut bukan sekadar menikmati sepiring nasi kuning, melainkan menjadi pengalaman berharga karena dapat bercengkerama langsung dengan pemimpin daerah yang mereka banggakan. (red)















