Langkah Sederhana BupAAS di Pasar Lippujange, Menyalami Warga dan Mendengar Cerita Mereka

Akhir pekan menjadi momentum bagi Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. (BupAAS), untuk melepas sejenak rutinitas pemerintahan dan berbaur langsung bersama masyarakat.
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA – Akhir pekan menjadi momentum bagi Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. (BupAAS), untuk melepas sejenak rutinitas pemerintahan dan berbaur langsung bersama masyarakat.

Sabtu (5 September 2026), BupAAS memilih menghabiskan waktu dengan berjalan-jalan ke Pasar Lippujange, Desa Samaenre, Kecamatan Bengo.

Dengan langkah santai, BupAAS menyusuri lorong-lorong pasar.

Tidak tampak jarak antara seorang kepala daerah dan masyarakat.

Ia berhenti dari satu titik ke titik lainnya, berbincang, bercengkerama, sekaligus mendengarkan cerita warga yang ditemuinya.

Tak ada protokol yang berlebihan. BupAAS hadir dengan kesederhanaan, menyapa dan menyalami satu per satu warga yang datang berbelanja.

Suasana pasar yang biasanya dipenuhi aktivitas jual beli pun menjadi semakin hangat.

Interaksi berlangsung secara spontan, mulai dari pedagang hingga masyarakat yang tengah mencari kebutuhan sehari-hari.

Bagi BupAAS, pasar bukan sekadar tempat bertemunya penjual dan pembeli. Di tempat seperti inilah denyut perekonomian masyarakat dapat terlihat secara langsung.

Karena itu, dalam kunjungannya tersebut, BupAAS mengajak masyarakat untuk terus menggerakkan roda perekonomian kerakyatan dengan berbelanja dan mendukung produk serta hasil usaha masyarakat setempat.

Menurutnya, aktivitas ekonomi yang tumbuh dari masyarakat akan memberikan dampak langsung terhadap keberlangsungan usaha para pedagang dan pelaku ekonomi kecil.

Di sela-sela perbincangan dengan warga, BupAAS juga mengingatkan pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi keluarga. Salah satunya dengan mengonsumsi ikan sebagai sumber protein yang baik.

Ajakan tersebut menjadi bagian dari perhatian BupAAS terhadap pola konsumsi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan protein dan gizi keluarga.

“Pasar adalah tempat kita melihat langsung kehidupan masyarakat. Mari kita gerakkan ekonomi kerakyatan, belanja di pasar dan dukung para pedagang kita. Jangan lupa konsumsi ikan untuk memenuhi kebutuhan gizi dan protein keluarga,” pesan BupAAS.

Kehadiran BupAAS di Pasar Lippujange sekaligus memperlihatkan bagaimana ruang-ruang publik dapat menjadi tempat bagi seorang pemimpin untuk mendengar langsung suara masyarakat.

Tanpa panggung dan seremoni, komunikasi justru berlangsung lebih cair.

Warga dapat menyampaikan cerita, sementara kepala daerah dapat melihat secara langsung aktivitas ekonomi yang berlangsung di tengah masyarakat.

Momentum sederhana tersebut menjadi gambaran bahwa kedekatan pemimpin dengan masyarakat tidak selalu harus berlangsung dalam agenda resmi. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *