Putri Smantib Bone Kunci Gelar Juara AZA 3×3 di Makassar

Screenshot
banner 325x300

MAKASSAR, NALARMEDIA.ID — Datang dari Kabupaten Bone, membawa semangat dari Bumi Arung Palakka, putri SMAN 13 Bone (Smantib) sukses menunjukkan kualitasnya di panggung basket Sulawesi Selatan.

Smantib berhasil merengkuh gelar juara AZA 3×3 Competition, supporting event Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi, setelah menundukkan SMAN 2 Makassar (Smada) pada partai final dengan skor tipis, 8-6.

Kemenangan tersebut menjadi penutup manis dari perjuangan panjang tim Smantib yang telah mempersiapkan diri lebih dari satu bulan.

Latihan intensif dan kekompakan tim akhirnya terbayar dengan sebuah trofi juara di Kota Makassar.

Pemain Smantib, Try Sutji Rayyani, mengaku sangat bersyukur atas pencapaian tersebut.

Menurut pemain kelas XII yang akrab disapa Icus itu, perjuangan tim sejak masa persiapan tidak sia-sia.

“Alhamdulillah latihan intens yang tidak sia-sia dan usaha yang memadai. Kami layak mendapatkan gelar juara tersebut. Walaupun kami dari sekolah daerah, tapi kami tetap bisa bersaing,” seru Icus.

Keberhasilan Smantib menjadi bukti bahwa jarak dan status sebagai sekolah dari daerah bukan penghalang untuk bersaing di level yang lebih tinggi.

Datang jauh dari Bone menuju Makassar, para pemain Smantib justru tampil penuh percaya diri. Mereka mampu melewati persaingan hingga mencapai partai puncak dan akhirnya membawa pulang gelar juara.

Bagi Icus, perjalanan Smantib di AZA 3×3 Competition bukan hanya soal kemenangan dan kekalahan di lapangan. Ada banyak pengalaman berharga yang mereka dapatkan selama mengikuti kompetisi.

Salah satunya melalui kegiatan team bonding yang mengajarkan pentingnya kebersamaan dan saling mendukung antarpemain.

“Selama mengikuti kegiatan ini banyak suka dan dukanya. Mulai dari team bonding yang mengajarkan kebersamaan. Walaupun ada duka di sela-selanya, yaitu tim kami belum berhasil lolos ke semifinal, tapi itu bukan akhir dari perjalanan kami,” tuturnya.

Perjalanan tersebut justru menjadi pengalaman berharga bagi para pemain Smantib untuk terus berkembang.

Kini, perjuangan mereka berbuah manis. Smantib bukan sekadar datang dari Bone untuk bertanding, tetapi pulang membawa gelar juara dari panggung AZA 3×3 Competition.

Prestasi itu sekaligus menjadi pesan kuat bahwa talenta basket dari daerah mampu berdiri sejajar dan bersaing dengan tim-tim sekolah di Kota Makassar. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *