BONE, NALARMEDIA.ID — Warga yang hendak melintas di pusat Kota Watampone harus bersiap mengubah rute perjalanan.
Sejumlah ruas jalan utama akan ditutup sementara jelang penutupan Gau Maraja 2026 pada 29–30 September 2026.
Penutupan jalan tidak berlangsung sepanjang hari.
Satlantas Polres Bone memberlakukan rekayasa lalu lintas khusus pada malam hari, mulai pukul 18.00 hingga 22.00 Wita.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus menjamin keamanan masyarakat selama rangkaian kegiatan Gau Maraja yang dipusatkan di sejumlah kawasan strategis Kota Watampone.
Kasat Lantas Polres Bone AKP Riyanda Putra Utama mengatakan, masyarakat yang hendak melintas di sekitar lokasi kegiatan diminta mengikuti jalur pengalihan yang telah disiapkan petugas.
“Pengendara kami imbau mematuhi rambu lalu lintas dan menggunakan jalur pengalihan yang telah ditentukan,” kata Riyanda, Selasa (29 September 2026).
Sejumlah Akses Utama Ditutup
Berdasarkan rekayasa lalu lintas Satlantas Polres Bone, beberapa titik persimpangan dan ruas jalan akan ditutup selama pengaturan berlangsung.
Di antaranya Jalan Sultan Hasanuddin–Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Jenderal Ahmad Yani–Jalan PT Ponggawae, serta Jalan Orde Baru–Jalan Makmur.
Penutupan juga diberlakukan pada Jalan MH Thamrin–Jalan Budi Utomo, Jalan MH Thamrin–Jalan Makmur, Jalan Masjid–Jalan S. Saddang, serta Jalan Jenderal Sudirman–Jalan Merdeka.
Selanjutnya, pengendara juga akan menemukan penutupan di Jalan MH Thamrin–Jalan W. Mongisidi, Jalan MH Thamrin–Jalan PT Ponggawae, serta Jalan PT Ponggawae–Jalan Orde Baru.
Tak hanya menutup sejumlah akses, polisi juga mengubah pola arus kendaraan di beberapa ruas jalan.
Jalan MH Thamrin diberlakukan satu arah dari timur ke barat. Jalan Makmur satu arah dari utara ke selatan. Sementara Jalan Sultan Hasanuddin diberlakukan dua arah.
Adapun Jalan Merdeka diberlakukan satu arah dari barat ke timur, sedangkan Jalan Beringin–Jalan Panjaitan tetap diberlakukan dua arah.
Roda Empat dan Roda Dua Dipisahkan
Untuk mengurai kepadatan, Satlantas Polres Bone juga menyiapkan pengaturan khusus berdasarkan jenis kendaraan.
Kendaraan roda empat diarahkan menggunakan jalur utama, sementara kendaraan roda dua menggunakan jalur alternatif yang telah ditentukan petugas.
Karena itu, masyarakat yang memiliki aktivitas di pusat Kota Watampone pada malam pelaksanaan Gau Maraja diminta memperhitungkan waktu perjalanan dan memilih rute sebelum berangkat.
Polisi juga mengingatkan pengendara untuk tidak menerobos ruas jalan yang telah ditutup, meski jalur tersebut merupakan akses yang biasa digunakan sehari-hari.
“Utamakan keselamatan dan ikuti arahan petugas. Kami juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi selama pengalihan arus ini,” sebut Riyanda.
Magnet Keramaian
Rekayasa lalu lintas tersebut berkaitan dengan pelaksanaan Gau Maraja 2026 yang berlangsung di sejumlah kawasan pusat kota, termasuk sekitar Rujab Bupati Bone, Taman Bunga, dan Lapangan Merdeka.
Dengan potensi meningkatnya mobilitas masyarakat di kawasan kegiatan, pengaturan arus menjadi bagian penting untuk memastikan pergerakan warga tetap aman dan tertib.
Satlantas Polres Bone kembali mengingatkan masyarakat bahwa penutupan dan pengalihan arus hanya diberlakukan pada 29–30 September 2026, pukul 18.00–22.00 Wita.
Warga diimbau menyesuaikan perjalanan, mematuhi rambu serta petunjuk petugas di lapangan agar rangkaian Gau Maraja 2026 dapat berlangsung aman tanpa mengganggu kelancaran lalu lintas secara berlebihan. (rls/red)















